Diringkus, WNA China Sudah Dua Tahun Buka Salon Ilegal di Penjaringan

Sabtu, 16 November 2019 - 12:05 WIB
Diringkus, WNA China...
Diringkus, WNA China Sudah Dua Tahun Buka Salon Ilegal di Penjaringan
A A A
JAKARTA - Polisi menciduk WNA asal China berinisial DS dan DN karena melakukan praktik operasi lipatan mata di sebuah salon Nana Eyebrow Beauty Indonesia di kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. Selama sebulan, omset yang didapatkan pelaku bisa mencapai puluhan juta.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, salon kecantikan wajah ilegal itu sudah beroperasi selama dua tahunan, yakni sejak tahun 2017 silam. Adapun para pelaku menyebarkan informasi tentang salon tersebut dari mulut ke mulut.

"Sebulan mereka bisa melayani 10 orang (pasien) lebih dengan tarifnya antara Rp6,5 juta hingga Rp9 juta untuk sekali tindakan (operasi lipatan mata), jadi untungnya mencapai puluhan juta, bisa sampai seratus juta lah," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/12/2019).

Menurutnya, meski sejauh ini belum ada korban akibat tindakan medis yang dilakukan pelaku secara ilegal itu, pelaku melakukan praktiknya secara ilegal tanpa dilengkapi sertfikat tindakan medis. Selain menggunakan bius, pelaku juga menggunakan obat dan kosemetik kecantikan yang tak tercatat BPOM. "Jadi, obat-obatan yang digunakan tersangka saat melakukan tindakan medis juga tak terdaftar di Balai POM," tuturnya.

Dia menambahkan, kedua pelaku mendapatkan obat dan kosmetik ilegal dari kawasan Jakarta Timur. Saat ini, polisi pun masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut dan bakal meringkus siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut. (Baca: Buka Salon dan Operasi Lipatan Mata Ilegal, 2 WNA China Diciduk )

Adapun keduanya dijerat Pasal 83 juncto Pasal 64, Pasal 197 juncto Pasal 106 Ayat (1) Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3), Pasal 198 juncto Pasal 108 Undang-Undang Kesehatan.
(ysw)
Berita Terkait
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Polres Bengkalis Hentikan...
Polres Bengkalis Hentikan Penyelundupan 43 WN Banglades dan 10 PMI ke Malaysia
Jumlah TKA di Indonesia...
Jumlah TKA di Indonesia Tahun 2022 Sebanyak 96,57 Ribu Pekerja
Bentrokan di PT GNI,...
Bentrokan di PT GNI, Fungsionaris PB HMI Imbau Semua Pihak Menahan Diri
Kedatangan 500 TKA China...
Kedatangan 500 TKA China ke RI Ditegaskan Sesuai Prosedur
Alasan di Balik Perekrutan...
Alasan di Balik Perekrutan 2.500 Pekerja China di Proyek Smelter
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
28 menit yang lalu
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
1 jam yang lalu
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
4 jam yang lalu
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
5 jam yang lalu
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved