Redam Tawuran di Manggarai, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Rabu, 06 November 2019 - 18:20 WIB
Redam Tawuran di Manggarai,...
Redam Tawuran di Manggarai, Polisi Diminta Bertindak Tegas
A A A
JAKARTA - Polisi baik dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Selatan diminta menindak tegas terhadap pelaku tawuran di Pasar Rumput Manggarai, Jakarta Selatan.

Kriminolog Universitas Indonesia, Achmad Hisyam mengatakan, perlu tindakan tegas terhadap pelaku tawuran agar memberikan efek jera. “Yah harus tindak tegas. Kasih hukuman berat,” kata Hisyam saat mengomentari tawuran Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan yang kerap terjadi, Rabu (6/11/2019).

Sebelumnya tawuran di kawasan Pasar Rumput Manggarai, Jakarta Selatan. Tawuran antar dua kelompok beda wilayah kerap kali memakan korban jiwa dan materil.

Hisyam mencontohkan layaknya anak nakal, maka orang tua akan memberikan hukuman. Kata Hisyam, cara itu akan memberikan efek jera. “Jadi akan membuat warga takut,” ucap Hisyam.

Sedangkan untuk pencegahan, Hisyam mengatakan perlu adanya tindak nyata. Komunikasi sosial warga dengan polisi perlu dilakukan. (Baca: Tawuran Warga di Manggarai Dipicu Saling Ejek di Media Sosial )

Ketika langkah itu terjadi, pemprov dan polisi perlu mengundang sosiolog profesional. “Nah kalo profesional, mereka akan menyisir dan menganilisis masalahnya,” kata Hisyam.

Kapolsek Tebet, Kompol Alam Nur membantah bila tawuran disana disebut kelompok. Sebab dari sekian banyak tawuran yang terjadi, ratusan orang terlibat dikawasan itu, ini lah yang kemudian definisikan sebagai warga. Bila kelompok, kata Kapolsek, hanya sebagian orang.

"Disebut kelompok susah juga ya, karena itu dari warga Manggarai sama Menteng Trenggulun," ungkapnya. (Baca juga: Tawuran Warga Kembali Pecah di Manggarai, Perjalanan KRL Terhambat )

Kapolsek menegaskan, selama menjadi kapolsek, belasan orang telah disidang. Sementara pada tawuran kemarin, tak satupun orang diamankan.

"Sudah ada 12 orang pelaku tawuran yang kita kirim ke kejaksaan, baik dibawah umur atau pun dewasa," ungkap Alam.
(ysw)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tawuran Pecah saat Lomba...
Tawuran Pecah saat Lomba Balap Perahu, 2 Pemuda Dilarikan ke Rumah Sakit
Polisi Buru Pelaku Tawuran...
Polisi Buru Pelaku Tawuran di Minahasa yang Tewaskan 2 Orang
Mencekam! Warga 2 Desa...
Mencekam! Warga 2 Desa di Maluku Tenggara Bentrok, Rumah dan Sekolah Dibakar
Bentrok Berdarah Pecah...
Bentrok Berdarah Pecah di Halmahera Tengah, Warga 2 Desa Panik
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
1 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved