Bukan Mengkritik, Ade Armando Dinilai Lebih Menyerang Pribadi Anies

Rabu, 06 November 2019 - 02:07 WIB
Bukan Mengkritik, Ade...
Bukan Mengkritik, Ade Armando Dinilai Lebih Menyerang Pribadi Anies
A A A
JAKARTA - Bentuk kritikan yang dilontarkan Ade Armando kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan dinilai banyak pihak sebagai perbuatan yang kurang etis. Pasalnya, Ade mengunggah wajah Anies menjadi karakter fiktif Joker dan menambahkan caption 'Gubernur jahat berawal dari Menteri yang dipecat' ke media sosial miliknya.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, jika Ade hendak mengkritik kebijakan Anies Rasyid Baswedan lakukan dengan cara yang santun dan elegan."Mengkritik itu apanya? iya kritik kebijakannya. Jadi kesalahan kebijakan itu harus kita kritik, sekeras apapun kritik itu. Tapi jika sudah berbicara personal atau pribadi, itu yang tidak kita inginkan yang tidak kita mau," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Selasa (5/11/2019).

Menurut Ujang, apa yang dilakukan oleh Ade Armando tidak tepat, karena konteksnya lebih kepada menyerang pribadi, ketimbang melontarkan sebuah kritikan. Maka pantas jika anggota DPD RI Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya atas dugaan pembunuhan karakter melaui media sosial.

"Karena sifatnya sudah masuk kategori personal, pribadi berdasarkan cuitan Gubernur jahat berawal dari Menteri yang dipecat. Menurut saya kata-kata itu tendensius, mengatakan orang jahat, gubernur jahat, itu kan sudah kelihatan tendensiusnya," terangnya. (Baca: Posting Foto Gubernur DKI Mirip Joker, Ade Armando Dipolisikan)

Ujang menggarisbawahi, dalam mengkritik juga ada kaidah yang harus dikedepankan, yakni salah satunya adalah kesopanan dalam mengkritik.
"Kita itu kan bangsa yang beradab, bangsa beretika, tentu nilai nilai kekayaan etika dan budaya seperti kesopanan, kesantunan dalam bertutur atau dalam berkomentar itu penting harus dijaga. Tentu ini tidak boleh kan kita berkomentar dan menyuarakan pendapat yang itu menyinggung atau melukai orang lain. yang boleh adalah mengkritik," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Usut Laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Ruben Onsu Sambangi...
Ruben Onsu Sambangi Polda Metro Jaya, Laporkan Hater Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Lecehkan Marga Latuconsina,...
Lecehkan Marga Latuconsina, Andre Taulany dan Rina Dipolisikan
Dituding Penipu Trading,...
Dituding Penipu Trading, Indra Kenz Sambangi Polda Metro Jaya
Iwan Fals Laporkan Pencemaran...
Iwan Fals Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya
Tengku Zanzabella Laporkan...
Tengku Zanzabella Laporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
19 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
40 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved