Cegah Radikalisme, Depok Bentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Rabu, 30 Oktober 2019 - 23:05 WIB
Cegah Radikalisme, Depok...
Cegah Radikalisme, Depok Bentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat
A A A
DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membentuk forum berbasis kemasyarakatan untuk mendeteksi berbagai kejadian yang menyangkut ketertiban umum. Forum ini juga sebagai deteksi dini pencegahan masuknya terorisme di Depok."Di sini kami membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang merupakan organisasi mandatori membantu pencegahan dini, baik itu mengenai bahaya narkoba, konflik sosial, tawuran pelajar, termasuk antisipasi radikalisme," kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Depok, Hakim Siregar, Rabu (30/10/2019).
Forum ini diharapkan mampu menjalin sinergitas dengan tiga pilar di kewilayahan yaitu Babinkamtibmas, perwakilan kepolisian, Babinsa perwakilan dari TNI, Kelurahan yang merupakan bagian dari pemerintah daerah. Sehingga terbangun sinergi dan menciptakan kondisi yang kondusif. "Ini dilakukan untuk meminimalisir permasalahan. Apabila ada gerak-gerik mencurigakan masyarakat bisa langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak tersebut," bebernya.

Selain itu, sebagai wujud pemantauan terhadap radikalisme Kesbangpol juga terus melakukan sosialisasi ke masyarakat salah satunya menggenjot program 1 X 24 jam tamu atau warga baru wajib lapor terhadap RT atau RW setempat. "Intinya, kami di sini berupaya memaksimalkan sinergitas antar stakeholder. Orang-orang yang baru masuk ke wilayah Kota Depok, wajib untuk melapor kepada aparat kewilayahan. Meskipun, dia tidak memiliki KTP minimal, surat keterangan (Suket) harus diserahkan," ucapnya.

Pihaknya juga memonitor eks napi-napi teroris yang masuk ke wilayah Kota Depok. Namun, dirinya enggan menyebutkan berapa jumlahnya. Begitu pula membahas hal tersebut lebih mendalam. "Kalau jumlah enggak bisa kami buka, tapi yang jelas mereka ada di bawah pengawasan kami. Tetapi, kalau untuk penangkapan terduga teroris kami tidak pernah diikut sertakan itu menjadi wewenang kepolisian. Disini, kami berharap Kota Depok lebih kondusif dan jauh dari masalah radikalisme," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Fakta Unik Kota Depok...
Fakta Unik Kota Depok yang Bikin Geleng-Geleng, Nomor 5 Pernah Jadi Negara
Periksa Oknum Kurikulum...
Periksa Oknum Kurikulum hingga Guru, Kejari Depok Temukan 50 Rapor Diduga Palsu
Kali Licin Meluap, Jalan...
Kali Licin Meluap, Jalan Sawangan-Mampang Depok Terendam Banjir
Hujan Lebat, Bukit Cengkeh...
Hujan Lebat, Bukit Cengkeh 2 Depok Terendam Banjir
KPU Depok Buka Pendaftaran...
KPU Depok Buka Pendaftaran Calon Anggota Baru, Begini Syaratnya
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
1 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
7 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
12 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
12 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved