Pemprov DKI Diminta Buatkan Sentra Pasar Malam untuk Odong-odong

Selasa, 29 Oktober 2019 - 13:34 WIB
Pemprov DKI Diminta...
Pemprov DKI Diminta Buatkan Sentra Pasar Malam untuk Odong-odong
A A A
JAKARTA - Larangan operasional odong-odong di Jakarta yang dikeluarkan Dinas Perhubungan DKI menuai berbagai protes dari pengusaha pembuat odong-odong. Karena pihak produsen tidak bisa secara langsung memberikan arahan untuk tidak dipakai di Jalan Raya.

Pengusaha odong-odong Kereta Mini Indonesia, Frans Hendra Winata mengatakan, pihaknya mendudukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk melarang operasional odong-odong di Jalan Raya. Tapi, kata dia, pihaknya juga meminta agar ada tempat khusus bagi para pelaku usaha odong-odong untuk dapat menjalankan aktivitas ekonominya.

"Kalau kami sebagai produsen odong-odong ini prinsipnya kita kan enggak bisa ngatur penggunaan odong-odong mau dipakai dimana. Kami ya dukung pemerintah kalau kebijakan demi penataan kota, tetapi kami ngusulin ya pemerintah harusnya bikin sentralisasi pasar malam," kata Frans saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Frans mendorong hal itu agar tidak terjadi penganguran yang disebabkan oleh larangan tersebut. Sehingga, kata dia, tidak menyusahkan warga dengan strata ekonomi kelas bawah.

"Jadi jangan odong-odong yang disalahkan, tetapi tempatnya saja yang ditata. Nanti masyarakat seperti anak kehilangan induk, karena odong-odong itu wahana yang dipilih masyarakat seperti halnya dunia fantasi," ujar Frans.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Syafrin Liputo mengatakan, kendaraan bermotor yang dimodifikasi itu pada dasarnya tidak sesuai dengan spesifikasi kelaikan jalan. Terlebih lagi banyak odong-odong yang beroperasi di Jalan Utama.

"Ini perlu ditertibkan. Saya sudah instruksikan kepada seluruh wilayah untuk melakukan penertiban odong-odong," kata Syafrin saat dikonfirmasi Selasa (29/10/2019).

Menidak lanjuti hal itu, Syafrin memerintahkan jajarannya untuk dilakukan penertiban odong-odong yang melintas di Jalan Utama. (Baca juga: Pelarangan Odong-odong Dinilai Matikan Mata Pencaharian )
(mhd)
Berita Terkait
Sopir Odong-odong Tertabrak...
Sopir Odong-odong Tertabrak Kereta di Serang Jadi Tersangka
Rombongan Odong-odong...
Rombongan Odong-odong Pembawa Wisatawan Dihentikan, Penumpang Diturunkan
Odong-odong Tina Turner...
Odong-odong Tina Turner Ternyata Menjadi Incaran Selebritis Dunia
Korban Odong-odong Maut...
Korban Odong-odong Maut di Serang Bertambah Jadi 10 Orang
Kesaksian Mengerikan...
Kesaksian Mengerikan Warga, Dengar Benturan Keras Lihat Korban Odong-odong Berserakan
Ratusan Sopir Angkot...
Ratusan Sopir Angkot Datangi Kantor Bupati Karawang Protes Mobil Odong-odong
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved