Wamen PUPR Marah, OTK Dianggap Ganggu Pembangunan Papua

Minggu, 27 Oktober 2019 - 15:20 WIB
Wamen PUPR Marah, OTK...
Wamen PUPR Marah, OTK Dianggap Ganggu Pembangunan Papua
A A A
JAYAPURA - Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhone Wempi Wetipo, marah atas tindakan orang tak dikenal (OTK) yang memanah dua karyawan Kementerian PUPR pada Jumat (25/10/2019). Menurut Wamen PUPR, OTK mengganggu pembangunan Papuan dan merusak persatuan bangsa dan negara.

"Kita sangat sesalkan apa yang terjadi kepada pegawai kita (Kementerian PUPR). Komentar banyak di media sosial tentang bagaimana membangun infrastruktur di Papua, tapi kalau kelakuan masyarkat begini, bagaimana pembangunan bisa berjalan baik," ujar Jhone Wempi Wetipo saat mengunjungi dua karyawan Kementerian PUPR di Rumah Sakit Provita Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (27/10/2019).

Dalam kunjungannnya ke Papua, Jhone Wempi Wetipo didampingi Kepala Balai Jalan Provinsi Papua Oesman Marbun. Dia mengaku kunjungannya ke Papua atas perintah langsung Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono. "Karena kedua korban pegawai Kementerian PUPR, maka saya diperintahkan Bapak Menteri untuk melihat langsung kondisinya," ucapnya.

Jhone Wempi Wetipo menyebutkan, ditunjukknya dia sebagai Wakil Menteri PUPR salah satunya untuk mengurusi lancarnya pembangunan infrastruktur wilayah Indonesia Tumur, utamanya di Papua. "Saya bukan hanya urus infrastruktur saja, namun di Papua ini, saya juga urus keamanan. Dengan adanya saya, saya bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala daerah untuk duduk bicara. Apa yang mis mari kita bicara, saya ada di sini kok. Saya putra asli Papua. Kalau pembangunan jalan atau jembatan bisa lancar, maka yang dulunya masyarakat keluar masuk hutan, ini nanti bisa naik motor atau mobil. Jadi, ayo kita bicara untuk kelancaran pembangunan di Papua," tegasnya.

Mantan Bupati Kabupaten Jayawijaya ini, menambahkan pihak RS Provita menjelaskan bahwa kondisi kedua korban sudah membaik. "Tadi saya sampaikan kepada Pak Kepala Balai, jika ada apa-apa dirujuk saja, namun dari rumah sakit menyebut jika pasien akan segera pulih setelah menjalani tiga hari observasi. Soalnya rumah sakit ini punya fasilitas yang cukup baik," pungkas Jhone Wempi Wetipo.

Setelah menjenguk dua pegawai Kementerian PUPR, Jhone Wempi Wetipo melanjutkan kunjungannya ke Jembatan Youtefa. Rencananya, jembatan tersebut akan diresmikan Presiden Jokowi pada Senin (2/11/2019).
(zil)
Berita Terkait
Elemen Masyarakat Papua...
Elemen Masyarakat Papua Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian Papua
Kepala Suku Adat La...
Kepala Suku Adat La Pago Provinsi: Mari Jaga Kedamaian Papua
Dialog Damai dan Bermartabat...
Dialog Damai dan Bermartabat Kunci Atasi Persoalan di Papua
Begini Penuturan Panglima...
Begini Penuturan Panglima Perang Adat terkait Kondisi Ilaga
Pasukan TNI-Polri Pukul...
Pasukan TNI-Polri Pukul Mundur Massa yang Bentrok di Jayawijaya
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
4 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
4 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
7 jam yang lalu
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved