Ranjau Darat Jenis Anti-Tank Sisa Perang Dunia Kedua Ditemukan di Papua

Selasa, 22 Oktober 2019 - 19:52 WIB
Ranjau Darat Jenis Anti-Tank...
Ranjau Darat Jenis Anti-Tank Sisa Perang Dunia Kedua Ditemukan di Papua
A A A
JAYAPURA - Ranjau Darat jenis AT (Anti-Tank) diduga peninggalan Belanda pada Perang Pembebasan Irian Barat ditemukan Satgas Yonif 713/ Satya Tama di wilayah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, sekitar 700 meter dari Pos Satgas.

Penemuan yang bermula dari laporan warga ini terjadi pada Senin 21 Oktober 2019. Penemuan ini bukanlah penemuan yang pertama. Beberapa waktu lalu, Satgas juga ditemukan bahan peledak di wilayah yang tidak terlalu jauh dari lokasi penemuan Ranjau. Malah, penemuan awal, adalah jenis rudal yang juga diduga sisa perang dunia kedua, termasuk ada bom Fosfor di lokasi berbeda.

Dansatgas Yonif 713/ ST, Letkol Inf Dony Gredinand mengatakan, pihaknya menduga masih ada bahan peledak diwilayah itu. Untuk itu, dia akan berkordinasi dengan Korem 172/PWY dan Kodam XVII/ Cenderawasih untuk dilakukan penyisiran.

"Nanti kita rencanakan untuk ke sana. Akan dilengkapi dengan alat pendeteksi logam untuk mengetahui keberadaan bahan peledak ini. Karena ini membahayakan warga," katanya, Selasa (22/10/2019).

Dia menjelaskan, ranjau ataupun bahan peledak lainnya yang aktif hingga tidak ada batasnya waktu. Yang rusak hanya pemicunya, namun bahan peledak di dalam ranjau, granat, atau bahkan rudal, masih aktif.

"Jadi tetap akan aktif. Tidak ada kedaluwarsa. Bisa saja meledak kalau pemicunya masih ada. Yang biasa pemicunya sudah rusak karena lama tertanam. Seperti ranjau ini. Kita cek ini adalah bahan peledak yang masih aktif," ungkapnya.

Setelah diserahkan ke Den Pal Kodam XVII/ Cenderawasih, ranjau tersebut akan dimusnahkan oleh tim penjinak bom. "Nanti teman- teman Den Pal yang akan memusnahkan itu. Lokasinya di Rindam," ucap Dony.

Serka Jumardi dari Satuan Gudmurah (Gudang Munisi Daerah) XVII/ Sentani, menyebutkan pemusnahan akan dilakukan Kamis 24 Oktober 2019. "Rencananya akan ada disposal pada Kamis di Rindam XVII Cenderawasih, nanti menunggu petunjuk," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Black Sky Aerospace...
Black Sky Aerospace Berhasil Produksi Amonium Perklorat untuk Rudal
Polisi Tangkap Pemasok...
Polisi Tangkap Pemasok Bahan Peledak di Bali
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap Puluhan Tersangka dan Sita Ratusan Kilogram Bahan Petasan
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
4 Fakta Mengejutkan...
4 Fakta Mengejutkan Ledakan di Grobogan yang Sebabkan 1 Korban Pelajar
36,2 Kg Peledak Digunakan...
36,2 Kg Peledak Digunakan untuk Pesta Gender Reveal Picu 'Gempa' Lokal
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
4 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
6 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
6 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
7 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
8 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
8 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved