Bupati Suwirta Tingkatkan Garam Tradisional Kusamba Lewat Sertifikasi Indikasi Geografis

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 16:31 WIB
Bupati Suwirta Tingkatkan...
Bupati Suwirta Tingkatkan Garam Tradisional Kusamba Lewat Sertifikasi Indikasi Geografis
A A A
SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri acara Finalisasi Fasilitasi Pendaftaran Indikasi Geografis Garam Kusamba Bali oleh Badan Ekonomi Kreatif di Kantor Desa Kusamba Kecamatan Dawan, Jumat (18/10/2019). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Badan Ekonomi Kreatif Ahmad Rekotomo, Kasubdit Pengelolaan HKI Immanuel Rano Rohi danTim Ahli Indikasi Geografis, Riyaldi.

Sertifikat Indikasi Geografis ini bertujuan untuk melindungi Garam Kusamba dari pemalsuan dan menjaga kualitas yang sudah sangat terkenal sejak masa kerajaan Klungkung. Selain itu dengan sertifikasi ini akan dapat meningkatkan nilai ekonomi garam Kusamba sehingga akan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha Garam Kusamba, khususnya masyarakat Kusamba sendiri.

Bupati Suwirta mengatakan bahwa sejak dulu garam Kusamba sudah dikenal secara luas. Tidak hanya oleh masyarakat lokal, namun juga ke luar pulau Bali bahkan hingga ke mancanegara seperti negara Jepang. Namun sejauh ini garam Kusamba ini ternyata belum mampu memberikan kesejahteraan masyarakat.

Bahkan menurut Suwirta belakangan ini produksi garam tradisional Kusamba cenderung hampir mati suri, padahal permintaan dan pasar yang cukup luas. “Apa yang saat ini dilaksanakan adalah upaya mensupport garam Kusamba hingga bisa menjadi garam beryodium dan nanti bisa masuk ke pasar modern. Untuk itu branding garam Kusamba harus benar-benar kuat dan jangan sampai diakui oleh orang atau daerah lain. Atas dasar itulah maka garam tradisional Kusamba didaftarkan lewat indikasi geografis,” ujar Bupati Suwirta.

Pihaknya juga berharap disamping promosi dan pemasaran diharapkan nanti nilai harga garam Kusamba akan menjadi lebih tinggi sehingga masyarakat berminat kembali menjadi petani garam. Untuk mendukung program ini, Bupati Suwirta mengaku sudah banyak memberikan tanah negara melalui Kantor Pertanahan. Harapannya nanti masyarakat sekitarnya bisa memanfaatkan untuk kembali menjadi petani garam tradisional Kusamba.
(alf)
Berita Terkait
Bupati Suwirta Pimpin...
Bupati Suwirta Pimpin Program Bedah Kelurahan
Dominasi Perolehan HAKI...
Dominasi Perolehan HAKI di Bali, Klungkung Jadi Tuan Rumah Penyerahan Sertifikat oleh BRIN
Program Inovasi TOSS...
Program Inovasi TOSS Center Mendapat Apresiasi Anggota Komite II DPD RI Perwakilan Bali (B-66)
Program RIF Tumbuhkan...
Program RIF Tumbuhkan UMKM Masyarakat Klungkung
Bupati Gerak Cepat menindaklanjuti...
Bupati Gerak Cepat menindaklanjuti Temuan KK Miskin di Gunaksa
Bupati Suwirta Sosialisasikan...
Bupati Suwirta Sosialisasikan IMB Bersyarat Selama Dua Hari
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
3 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
4 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
5 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
5 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved