Ini Kata Pengamat Soal 14 Program Unggulan Anies Baswedan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 04:41 WIB
Ini Kata Pengamat Soal...
Ini Kata Pengamat Soal 14 Program Unggulan Anies Baswedan
A A A
JAKARTA - Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Joga menilai bahwa 14 program unggulan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sangat terlihat dominan program non fisik. Sehingga tidak terlihat atau dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sedikitnya ada empat catatan yang diberikan Nirwono dalam masa kepemimpinan dua tahun Anies. Pertama soal revitalisasi trotoar. Menurutnya, revitalisasi trotoar merupakan program lanjutan yang sudah ada di kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Khususnya dalam menyambut Asian Games.

"Jadi tidak bisa diklaim keberhasilannya, justru rencana kebijakannya yang akan melegalkan PKL di trotoar itu merusak niat awal program revitalisasi untuk mberi kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki, bahkan melanggar aturan hukum UU 38/2004 tentang jalan dan UU 22/2009 tentang lalu lintas angkutan jalan," jelasnya.

Kedua pembangunan taman maju bersama. Kata Nirwono, saat ini justru banyak taman yang existing tidak terawat kemudian di perbaiki dan disebut menjadi Taman Maju Bersama (TMB). Seperti yang terlihat di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Artinya, tidak banyak penambahan baru dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru. Sementara masih ada kasus warga yang belum dibayar lahannya yang dibebaskan untuk RTH.

Kemudian yang ketiga masalah pengadaan rumah DP 0 Rupiah. Nirwono justru menyebut
Program DP 0 Rupiah yang dianggap masyarakat paling tidak bermanfaat. Program itu pun berganti nama solusi rumah warga (samawa) dan calon penghuni bukan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) seperti apa yang dijanjikan saat kampanye. Sebab, penghuni diwajibkan berpenghasilan lebih dari tujuh juta dan cicilan 20 tahun.

Hal itu, kata dia, sangat riskan lantaran jabatan Gubernur hanya lima tahun. Belum lagi uang muka yang ditalangi oleh anggaran daerah dan baru ada satu lokasi di Jakarta Timur. Sementara beberapa Rumah Susun Sewa (Rusunawa) dihentikan.

"Keempat yaitu pembangunan aksesibilitas pulau seribu jauh dari kata bhasil, belum ada rencana induk pembangunan kepulauan seribu yang mandiri dan berklanjutan, transportasi yangg handal ke kepulauan seribu, penataan permukiman yang layak, pengeolaan sampah dan penyediaan air bersih dan sanitasi yang memadai. Jadi masih banyak pekerjaan rumah yang diklaim berhasil," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Anies Ganti 2 Wali Kota...
Anies Ganti 2 Wali Kota dan 5 Pejabat Pemprov DKI, Berikut Nama-namanya
Dua Wajah Anies di Pusaran...
Dua Wajah Anies di Pusaran Reklamasi
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
Berhasil Dapat WTP Selama...
Berhasil Dapat WTP Selama Pimpin Jakarta, Anies Apresiasi Jajarannya
Gubernur Anies Dikabarkan...
Gubernur Anies Dikabarkan Sakit Parah, Begini Kata Wakilnya Riza Patria
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved