NU Papua Minta Kerusuhan Wamena Tidak Dikaitkan dengan SARA

Selasa, 01 Oktober 2019 - 08:28 WIB
NU Papua Minta Kerusuhan...
NU Papua Minta Kerusuhan Wamena Tidak Dikaitkan dengan SARA
A A A
JAYAPURA - Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Provinsi Papua meminta dengan tegas kepada semua pihak tidak mengaitkan kasus kerusuhan Wamena, Jayawijaya, dengan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antara Golongan).

Hal ini disampaikan Ketua Wilayah Nahdatul Ulama Provinsi Papua, H Tony Wanggai bersama jajarannya di Kantor PW NU Provinsi Papua di Jayapura, Senin 30 September 2019 siang. Tony Wanggai mengingatkan semua pihak tidak termakan isu hoaks atau fitnah yang memecah persatuan bangsa.

"Semua pihak baik di Papua maupun di Tanah Air dan luar negeri untuk menahan diri atas berita bohong, fitnah yang akan memecah belahan persatuan bangsa. Kita tegaskan bahwa kerusuhan yang terjadi ini bukan kerusuhan bernuansa SARA," tegas Tony.

Dikatakan, tidak ada dalam sejarah Papua adanya konflik agama. Karena di Papua, semua menjunjung tinggi nilai-nilai agama. "Tidak ada konflik di Papua dalam sejarah konflik Agama. Oleh karena itu, kami meminta semua pihak untuk menahan diri, dan tidak membawa kasus kerusuhan ini dalam konflik horizontal yang berbau kasus SARA," ucapnya.

Pihaknya meminta kasus anarkis yang merenggut 33 orang nyawa ini diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan. Termasuk penegakan hukum harus ditegakkan untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

"Kami minta semua pihak untuk menyerahkan ini kepada aparat keamanan, dalam menjaga keamanan dan stabilitas di Papua. Penegak hukum juga harus tegak dan jangan tebang pilih, sehingga ada keadilan kepada warga masyarakat,"ucapnya.

NU Papua juga menegaskan kepada semua pihak termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan semua ketokohan yang ada di Papua maupun luar Papua untuk memberikan imbauan yang menyejukkan.

"Semua tokoh baik di Papua maupun di luar Papua untuk memberikan imbauan yang menunjukkan, yang dapat menjaga kedamaian di tanah Papua. Papua adalah tanah damai, dan sudah kita deklarasikan sejak 2002. Sehingga mari sama-sama kita jaga, miniatur Indonesia ini,"pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Wamena Papua Kembali...
Wamena Papua Kembali Mencekam, 10 Rumah Dibakar dan 4 Warga Terluka
Gempa M5,7 Guncang Jayapura,...
Gempa M5,7 Guncang Jayapura, Getaran Dirasakan hingga Wamena
Pengungsi Kerusuhan...
Pengungsi Kerusuhan Wamena di Makodim 1702/JWY Dapat Bantuan dari Kemensos
Sambil Pegang Tangan...
Sambil Pegang Tangan Ibunda Bripda Diego, Kapolda Papua Copot Jabatan Danki Wamena AKP Rustam
Kembali Memanas, Polisi...
Kembali Memanas, Polisi Siaga di Wamena Papua Pegunungan
Kepala Suku Lembah Baliem...
Kepala Suku Lembah Baliem Ajak Warga Jaga Keamanan Wamena
Berita Terkini
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
1 jam yang lalu
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
1 jam yang lalu
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
9 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
11 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
12 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved