Demontrasi di Surabaya Didinginkan Pasukan Asmaul Husna

Kamis, 26 September 2019 - 22:21 WIB
Demontrasi di Surabaya...
Demontrasi di Surabaya Didinginkan Pasukan Asmaul Husna
A A A
SURABAYA - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jatim. Demo berlangsung damai dengan dijaga pasukan Asmaul Husna Polda Jatim.

Mereka menuntut pemerintah dan DPR membatalkan pengesahan RUU bermasalah. Di antaranya, RUU KUHP, RUU Pertanahan dan menolak pengesahan Revisi UU KPK.

Aksi saling dorong dengan aparat kepolisian sempat terjadi ketika massa hendak merangsek masuk ke gedung DPRD Jatim. Pendemo pun melempari aparat. Namun tidak ada yang menjadi korban saat pelemparan terjadi.

Saat kericuhan berlangsung, pasukan Asmaul Husna Polda Jatim terus melantunkan asma (nama) kebesaran Allah di tengah suasana ricuh.
Demontrasi di Surabaya Didinginkan Pasukan Asmaul Husna

Mereka seolah tak terpengaruh dengan kericuhan yang terjadi dan terus melantunkan 99 nama kebesaran Allah dengan harapan agar kericuhan mereda. “Pelemparan batu dan kapak itu ulah provokator. Tidak hanya lemparan batu dan kapak, ada juga kayu. Kami yakin ini bukan ulah adik-adik mahasiawa,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (26/9/2019).

Ketua DPRD Jatim Kusnadi dengan beberapa anggota DPRD Jatim mencoba menemui ribuan massa aksi. Mereka terdiri dari Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Hari Putri Lestari dan Agatha Retno Sari.

Mereka menemui massa karena karena massa aksi ingin memasuki gedung DPRD Jatim. Massa aksi meminta ruang paripurna dijadikan ruang sidang rakyat. “Saya minta pimpinan DPRD Jatim meminjamkan dan memfasilitasi ruang untuk kami gunakan sidang rakyat sendiri,” kata perwakilan LBH Surabaya, Habibullah ketika negosiasi dengan Ketua DPRD Jatim Kusnadi.

Habibullah mengatakan, permintaan itu disampaikan karena pihaknya kecewa terhadap kinerja wakil rakyat yang tidak berpihak kepada masyarakat. Selain itu, dia juga meminta DPRD dan kepolisian bisa mengeluarkan pagar berduri yang terletak di pagar DPRD Jatim.

Mereka menganggap pihak keamanan berlebihan terhadap aksi damai. “Saya menjamin kalau ruang paripurna digunakan untuk sidang rakyat, tidak akan ada kerusuhan. Baik di luar maupun di dalam gedung,” katanya.

Sayangnya, permintaan itu tidak dipenuhi Kusnadi. Sebab, dalam peminjaman gedung ada standar operasional yang dipenuhi. Namun begitu, pihaknya siap memfasilitasi apa yang menjadi tuntutan dari massa aksi. “Aspirasi yang kalian sampaikan, akan kami fasilitasi. Tidak begitu saja menggunakan ruang paripurna karena itu ada ketentuannya,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak juga menolak tuntutan mahasiswa untuk pelaksanaan sidang rakyat di ruang paripurna DPRD Jatim. Menurutnya, gedung DPRD dan yang ada didalamnya merupakan obyek vital milik negara yang diatur UU untuk penggunaannya. “Jika mengabulkan sidang rakyat, kami melanggar. Tapi kalau diminta turun ke tengah-tengah mahasiswa, kami sudah penuhi,” ujarnya.
(shf)
Berita Terkait
Polda Jabar Imbau Aksi...
Polda Jabar Imbau Aksi Demonstrasi Mahasiswa Tidak Berujung Anarkis
Mahfud MD Minta Demo...
Mahfud MD Minta Demo 11 April Tanpa Kekerasan dan Peluru Tajam
Dihadiri Eros Djarot,...
Dihadiri Eros Djarot, Ribuan Mahasiswa Jatim Tolak Politik Dinasti
Banyak Kericuhan, BEM...
Banyak Kericuhan, BEM SI Batalkan Rencana Aksi Demonstrasi Hari Ini
Gelar Aksi di Polda...
Gelar Aksi di Polda Metro Jaya, Mahasiswa Rusak Mobil Patroli Sabhara
Demonstrasi Berujung...
Demonstrasi Berujung Anarkis Tak Efektif Sampaikan Tuntutan 
Berita Terkini
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
26 menit yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
4 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved