Anggota DPRD dan Dinkes Kobar Bagi- bagi Masker ke Sekolah

Senin, 23 September 2019 - 12:14 WIB
Anggota DPRD dan Dinkes...
Anggota DPRD dan Dinkes Kobar Bagi- bagi Masker ke Sekolah
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Salah satu upaya untuk mengurangai dampak negatif akibat kabut asap, sejumlah anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menggandeng Karang Taruna membagikan masker kepada pelajar, Senin (23/9/2019).

Anggota DPRD Kobar dari Fraksi Partai Gerindra, Sri Lestari mengatakan, bakti sosial membagikan masker ke pelajar ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar dan dibantu Karang Taruna Desa Marga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng.

"Pembagian masker ke pelajar di lakukan se Kobar, namun untuk di Kecamatan Pangkalan Banteng kita menggandeng karang taruna agar semua anak mendapatkannya," ujar Sri di sela sela membagikan masker di sebuah sekolah dengan sejumlah PNS Dinkes Kobar.

Selama seminggu terakhir ini udara di wilayah Kobar memasuki level tidak sehat akibat pekatnya kabut asap dari maraknya pembakaran lahan dan hutan. Kondisi ini sangat mengganggu masyarakat saat melakukan aktivitas di luar rumah terutama anak anak, hal itulah yang menggerakkanmnya melakukan aksi pembagian masker.

Sri Lestari juga menambahkan, masker yang disipakan untuk pelajar di Kecamatanan Pangkalan Banteng sebanyak 2000 masker. Masker tersebut sebgaian dari Dinkes Kobar dan juga dari sebagian dari Kami.

"Fokus kami pembagian masker ini ke sekolah sekolah yang terdampak kabut asap, selain itu juga kami membagikan masker bagi pengguna kendaraan," ungkapnya.

Tak hanya memberikan masker saja, mereka memberikan imbauan kepada masyarakat pentingnya menggunakan masker agar terhindar dari ISPA, serta cara menggunakan masker yang benar.

Dalam kesempatan itu Sri Lestari memberikan apresiasi kepada Tim Satgas Karhutla yang tidak pernah mengenal lelah terus melakukan pemadaman api, dengan harapan agar api tidak meluas.

Kekompakan Tim Satgas Karhutla begitu sigap melakukan penanggulangan Karhutla, bahkan mereka harus mengorbankan kondisi kesehatan mereka sendiri, tidak kenal waktu dan tidak kenal lelah kapanpun ada muncul titik hotspot langsung di lakukan pemadaman. Hal itu sangat luar biasa.

Sri mengimbau masyarakat agar stop melakukan pembakaran lahan saat akan membuka lahan. Sebab dengan melakukan pembakaran selain sanksi hukumnya berat juga sangat menggangu kesehatan.

"Stop membakar, cintailah lingkungan dan bantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Kobar bebas Karhutla, banyak cara untuk membuka lahan tanpa harus melakukan pembakaran, ini perlu pengertian dari masyarakat untuk merubah pola pikir agar mau dengan ikhlas meninggalkan kebiasaan lama pada saat akan membuka lahan," pungkas Sri Lestari.
(nag)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
40 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
58 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved