Respons Disdik DKI terkait Balita Meninggal Usai Konsumsi Nasgor Sekolah

Jum'at, 13 September 2019 - 20:32 WIB
Respons Disdik DKI terkait...
Respons Disdik DKI terkait Balita Meninggal Usai Konsumsi Nasgor Sekolah
A A A
JAKARTA - Seorang bayi berusia tiga tahun (balita) meregang nyawa diduga akibat mengkonsumsi nasi goreng (nasgor) bawaan sang kakak dari SDN 19 Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Nasi goreng itu didapatkan sang kakak dari jatah pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS).

Sejauh ini Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta belum mendapat laporan terkait kejadian itu. Namun Disdik berjanji segera melakukan penyelidikan guna untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya balita malang itu.

"Kalau ada laporan pasti langsung diselidiki. Saya cek dulu biar enggak meluas," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono, saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019). (Baca juga: Makan Nasi Goreng Bawaan Kakak dari Sekolah, Balita Meninggal di Koja)

Ratiyono menekankan bahwa pihaknya akan mengecek tahapan atau proses memasak makanan yang dikerjakan komite sekolah. "Nanti kita lihat dimana titik kesalahannya, apakah faktor-faktor lain. Kita lihat nanti," tandasnya.

Menurut dia, sejatinya proses masak memasak sepenuhnya tanggung jawab dari komite sekolah. Jadi komite sekolah semestinya lebih hati-hati karena akan dikonsumsi anak-anaknya juga.

"Komite sekolah masaknya harus steril, harus higienis karena akan dimakan oleh siswa yang salah satu muridnya adalah anaknya komite juga," terangnya.

Meski belum bisa memastikan penyebab balita meninggal, tetapi ia meyakini jika peristiwa naas itu bisa saja terjadi kalau memang sang balita memakan nasi goreng yang sudah basi.

"Kita cek itu, masakan sampai jam berapa (di sekiolah), terus dibawa pulang dan makannya jam berapa. Kalau misalnya sudah terlalu jauh, terlalu lama, berarti basi dan menjadi beracun," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
Sragen Gempar! Usai...
Sragen Gempar! Usai Syukuran, Ratusan Orang dari 2 Desa Keracunan Massal
84 Warga Sukabumi Diduga...
84 Warga Sukabumi Diduga Keracunan Makanan usai Hadiri Resepsi Pernikahan, 2 Masih Dirawat
Jumlah Korban Keracunan...
Jumlah Korban Keracunan Sate Jebred di Garut Bertambah Jadi 53 Orang
Keracunan Makanan, 1...
Keracunan Makanan, 1 Pegawai Rumah Makan Siap Saji Tewas dan 2 Lainnya Kritis
Tanggamus Gempar, Ratusan...
Tanggamus Gempar, Ratusan Warga Keracunan Usai Santap Makanan di Ruman Calon Kepala Pekon
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
1 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
2 jam yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved