Miris, Sungai di Mojokerto Penuh dengan Limbah Popok

Jum'at, 13 September 2019 - 16:39 WIB
Miris, Sungai di Mojokerto...
Miris, Sungai di Mojokerto Penuh dengan Limbah Popok
A A A
MOJOKERTO - Kali Surabaya di Mojokerto menjadi lokasi pembuangan sampah dan limbah yang sulit terurai, di antaranya popok. Minimnya kesadaran warga Bumi Majapahit untuk menjaga kebersihan sungai menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Kondisi ini terlihat di aliran sungai Kali Surabaya, tepatnya di bawah Jembatan Sidorejo, Kecamatan Jetis. Ribuan limbah popok bayi nampak berserakan memenuhi aliran sungai. Popok bekas pakai dengan berbagai merek itu sengaja dibuang warga ke aliran sungai.

Kondisi ini sangat disayangkan Tim Brigade Evakuasi Popok (BEP) Ecoton. Dengan mengenakan baju hazmat putih, bermasker, sarung tangan, dan sepatu bot, sejumlah aktivis ini memungut ribuan limbah popok bayi itu dari dasar sungai.

"Ini adalah kegiatan lanjutan kemarin. Setelah dilakukan identivikasi, kami mengevakuasi popok yang dibuang warga di bawah Jembatan Sidorejo," kata Koordinator BEP Ecoton, Aziz, Jumat (13/9/2019).
Miris, Sungai di Mojokerto Penuh dengan Limbah Popok

Aziz mengatakan, limbah popok itu sengaja dibuang warga di sungai. Diperkirakan, kebiasaan membuang popok di Kali Surabaya ini sudah sejak lama. Hal itu diperkuat dengan fakta di lapangan, dimana limbah popok itu sudah sangat banyak. Diperkirakan mencapai ribuan buah.

"Ada berbagai macam merk popok dan sepertinya memang sudah lama sungai ini jadi tempat pembuangan. Saat ini kan musim kering jadi terlihat menumpuk. Nanti kalau sudah musim hujan, limbah popok ini akan hanyut hingga ke Kali Surabaya," imbuhnya.

Menumpuknya limbah popok di bawah jembatan Sidorejo, dipastikan akan merusak ekosistem Kali Surabaya. Kondisi itu sangat berbahaya bagi warga masyarakat lain di luar wilayah Mojokerto. Sebab, aliran Kali Surabaya merupakan sumber mata air beberapa Perusahaan Air Milik Daerah (PDAM) di Jawa Timur.

"Kali Surabaya itu dimanfaatkan tiga PDAM, yakni Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. Yang ditakutkan warga menjadi korbannya akibat rusaknya ekosistem Kali Surabaya itu sendiri," terang Aziz.

Menurut Aziz, tak hanya di wilayah Kecamatan Jetis, namun masih banyak aliran sungai di wilayah lain yang menjadi sasaran tempat pembuangan limbah popok. Misalnya di wilayah Kecamatan Mojosari dan Pungging.

"Sebetulnya sangat banyak, karena di Mojokerto ini banyak aliran-aliran sungai kecil yang pada akhirnya berakhir di sungai Brantas. Rata-rata aliran sungai itulah yang digunakan warga untuk membuang limbah popok, tidak hanya di wilayah tepian kota saja," papar Aziz.

Rencananya, limbah popok yang dievakuasi itu akan diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto. Sebab, ada peran signifikan Pemkab Mojokerto terkait dengan limbah popok yang dibuang warga ke sungai ini.

"Rencananya, setelah kami evakuasi dan dikumpulkan dulu, hari Senin (16/9) mendatang akan kami bawa ke DLH Kabupaten Mojokerto. Karena persoalan ini juga tanggungjawab mereka," tandasnya.
(shf)
Berita Terkait
Mediasi dan Dialog bersama...
Mediasi dan Dialog bersama Terkait Pengelolaan Limbah PT SAI
Kreatif! Meraup Untung...
Kreatif! Meraup Untung dari Kreasi Limbah Jeans
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Afatar Tewas Akibat...
Afatar Tewas Akibat Hirup Gas Beracun di Mojokerto
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
Tragis! Bocah SD di...
Tragis! Bocah SD di Mojokerto Tewas Tenggelam di Kolam Instalasi Limbah
Berita Terkini
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
27 menit yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
2 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
2 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
2 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
2 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved