Alasan Tidak Tahu, Pengendara Pelanggar Ganjil Genap Pasrah Ditilang

Senin, 09 September 2019 - 15:36 WIB
Alasan Tidak Tahu, Pengendara...
Alasan Tidak Tahu, Pengendara Pelanggar Ganjil Genap Pasrah Ditilang
A A A
JAKARTA - Hari pertama aturan perluasan ganjil genap di Jakarta Barat, beberapa pengendara yang terjaring mengaku tidak mengetahui perluasan ganjil genap yang diperluas hingga ke jalan Tomang Raya. Sudin Pehubungan Jakarta Barat (Sudinhub Jakbar) mengaku bahwa alasan pengedara yang ditilang hanya untuk alibi saja.

“Saya nggak tahu kalau perluasannya sampai disini. Saya pikir hanya sampai Jalan S. Parman aja,” kata Nining (29) pengendara Brio putih yang di tilang di Jalan S Parman, Senin (9/9/2019).

Nining mengakui, bahwa dirinya biasa membawa kendaraan dari rumahnya di Alam Sutera, Tangerang hingga ke kantornya di Harmoni. Karena itu, ia biasa masuk dari tol Merak - Jakarta menuju jalan Tomang.

“Mungkin kedepannya saya akan pilih naik angkutan umum aja,” ucapnya.

Alasan senada juga diungkapkan, Salim (28) pengendara lainnya. Ia mengaku tidak mengetahui ada penerapan GaGe dikawasan itu. "Saya enggak tahu disini kena ganjil genap," kata Salim.

Salim sejatinya sudah sering melintas di kawasan ini dari arah Grogol menuju Sudirman, Jakarta Pusat. Namun, ia mengaku tak tahu kalau kawasan ini terkena perluasan ganjil genap.

Saat dijelaskan polisi bahwa sudah selama satu bulan petugas melakukan sosialisasi di kawasan ini, Salim juga mengaku tak tahu. Ia mengakui selama ini tidak pernah membaca berita maupun memperhatikan media sosial. "Ya maaf pak, emang enggak tahu," kata Salim pasrah sambil menandatangani surat tilang.

Sementara itu, Plt Kasieops Sudinhub Jakarta Barat, Afandi Nofrisal menyebut bahwa alasan pengendara yang mengaku tidak tahu hanyalah bentuk pembelaan mereka.

"Yang tahu (perluasan ganjil genap) dia akan menerima (ditilang), yang tidak tahu kebanyakan alibi. Sampai dengan satu bulan ini tidak tahu kan tidak mungkin, karena kenapa? di setiap mulut-mulut pintu masuk tol atau gage itu ada banner, ada anggota Dishub gabung dengan Pak Lantas selama satu bulan itu sosialisasi," tutup Afandi.
(ysw)
Berita Terkait
Dukung Penerapan Ganjil...
Dukung Penerapan Ganjil Genap, Transjakarta Sesuaikan Jadwal Layanan Mulai 6 Juni
Jalur Ganjil-Genap di...
Jalur Ganjil-Genap di DKI Jakarta Diperluas, Ini 25 Titiknya
Catat! 25 Ruas Jalan...
Catat! 25 Ruas Jalan Ganjil Genap Diberlakukan Tilang Mulai Hari Ini
Volume Kendaraan Naik...
Volume Kendaraan Naik 6,25 Persen, Jakarta Kaji Perluas Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan
Ganjil Genap Berlaku...
Ganjil Genap Berlaku di 25 Ruas Jalan Mulai Hari Ini, Cek Aturannya
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
4 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
6 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
7 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
8 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
8 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved