Tolak Dipindahkan, Ratusan Pencari Suaka Pilih Bertahan d Kalideres

Senin, 02 September 2019 - 18:12 WIB
Tolak Dipindahkan, Ratusan...
Tolak Dipindahkan, Ratusan Pencari Suaka Pilih Bertahan d Kalideres
A A A
JAKARTA - Ratusan pencari suaka sejumlah negara konflik memilih bertahan di eks Gedung Kodim, Kalideres, Jakarta Barat. Mereka menolak dipindahkan lantaran merasa ditipu oleh UNHCR.

Beberapa di antaranya bahkan menggelar aksi protes dan berdemo di gedung itu, sembari membawa serta spanduk dan poster. Mereka menuntut janji UNHCR sebesar Rp1 juta sebagai kompensasi mereka meninggalkan gedung tersebut.

"We wont jutsice, we wont justice," teriak para pencari suaka kepada para petugas UNHCR yang datang di lokasi, Senin (2/9/2019). Petugas kepolisian yang berada di lokasi pun sampai harus turun tangan menenangkan suasana.
Polisi meminta perwakilan pencari suaka untuk menyampaikan aspirasinya kepada UNHCR."Tidak usah semuanya bicara, tunjuk saja salah satu perwakilan untuk menyampaikan kritiknya, jangan semuanya bicara," ujar seorang petugas kepolisian pada Senin (2/9/2019).

Mendengar hal itu, para pencari suaka pun menuruti permintaan polisi. Mereka akhirnya duduk di halaman pengungsian saat perwakilan pencari suaka pun menemui petugas UNHCR di seberang pengungsian.

Sebelumnya, batas akhir pemindahan pencari suaka dari Kalideres harusnya berakhir pada 31 Agustus 2019 kemarin. Namun sampai hari ini masih ada ratusan pencari suaka di gedung tersebut.

Terpisah, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri menyerahkan proses pemindahan ke UNHCR. Meski demikian, Taufan menyakini proses pemindahan masih berlangsung, sebab ada ratusan orang yang masih mengungsi.

“Sebenarnya tetap sampai 31 Agustus kemarin, tapi karena belum tuntas, mungkin masih ada negosiasi antara pimpinan kami. Pak Sekda, Kemenko Polhukam, Kemenlu, akan duduk bersama lagi memecahkan masalah ini,” ujarnya.

Menurut Taufan, waktu pemindahan para pencari suaka ini bersifat fleksibel, artinya bisa mundur dari target. Meski demikian, pihaknya mengakui akan tetap tegas terhadap kasus ini, upaya mencari solusi masih dalam negosiasi. “Kita berharap konsil itu bisa cepatlah menuntaskan pekerjaannya,” tuturnya.

Dari hasil pendataan yang dilakukan Pemprov, tercatat lebih dari 500 orang telah dipindahkan, sementara 300 lainnya masih bertahan. Beberapa yang bertahan diketahui suaka yang baru datang.

“Untuk sementara logistik yang bisa kita kasih adalah listrik dan air, dengan rasa kemanusiaan kita enggak mungkin bisa kita putuskan. Untuk listrik juga mendapat bantuan dari Sekolah Dian Harapan, mereka swadaya, sama sebagian listrik dari Pemda,” ujarnya.

Sedangkan untuk makanan, UNHCR telah menyiapkan 700 boks makan siang dan 700 boks untuk makan malam. "Kita memang sudah tidak punya kapasitas membantu lagi setelah batas waktu yang ditentukan kemarin," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Dua Pencari Suaka di...
Dua Pencari Suaka di Kalideres Positif Corona
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Gelar Aksi di Depan Kantor UNHCR
Berlomba Tampung Pengungsi...
Berlomba Tampung Pengungsi Afghanistan, Bagaimana dengan RI?
Jadi Target Komunitas...
Jadi Target Komunitas Gay Ekstrimis, Pria Brasil Minta Suaka ke Rusia
Pencari Suaka WN Myanmar...
Pencari Suaka WN Myanmar Pakai Identitas Palsu Ditangkap Imigrasi di Riau
Mengapa Kanada Tutup...
Mengapa Kanada Tutup Perbatasan bagi Pencari Suaka?
Berita Terkini
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
1 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
4 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
6 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved