Kemarau, TNI dan Warga Muarojambi Gelar Salat Istisqa

Rabu, 14 Agustus 2019 - 16:25 WIB
Kemarau, TNI dan Warga...
Kemarau, TNI dan Warga Muarojambi Gelar Salat Istisqa
A A A
JAMBI - Musim kemarau dan kekeringan yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi membuat dampak yang sangat memprihatinkan. Masyarakat sulit mendapatkan air yang ditambah tidak turunnya hujan.

Ratusan masyarakat Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi menggelar Salat Istisqo di Lapangan Sepakbola Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muarojambi, Rabu (14/8/2019). Salat Istisqa diikuti oleh Dandim 0415/Bth, Letkol Widi Rahman, Camat Kumpeh Ulu dan seluruh Kades se-Kumpeh Ulu.

Menurut Komandan Kodim (Dandim) 0415/Bth, Letkol Widi Rahman, tujuan digelarnya Salat Istisqa ini untuk meminta hujan kepada Allah, sehingga tidak lagi merasakan kemarau dan kekeringan.

Salat Istisqa diimami oleh H. Fathullah Al Hafizd dengan dan Khatib Ustaz Asnawi Al Hafidz. Dimana dalam ceramahnya, Ustaz Asnawi mengatakan, datangnya kemarau dan kekeringan merupakan suatu ujian, sehingga umat harus banyak beristighfar. "Sesungguhnya Allah yang mempunyai segala kekuasaan di Dunia," katanya.

Seusai shalat Istisqa, Dandim 0415/Bth, Letkol Widi Rahman mengimbau masyarakat tidak sembarangan membakar di lahan kosong. Karena kata Widi, di musim kemarau dan kekeringan, ketika ada seseorang sengaja mau pun tidak sengaja membakar lahan dapat berdampak kebakaran.

Dia menegaskan, pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup diatur dengan UU Nomor 41 Tahun 2019 pasal 108. Ancaman hukuman bagi pelaku pembakaran hutan denda Rp3 miliar dan penjara 3-10 tahun.

Terkait pendinginan hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Muarojambi, tim Satgas Karhutla terus melakukan upaya pemadaman api yang masih tersisa. "Kami terus lakukan pendinginan agar tidak kembali menyala," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
16 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
8 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
9 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved