Tolak NKRI Bersyariah, Garda Nawacita Gelar Demonstrasi

Minggu, 11 Agustus 2019 - 00:06 WIB
Tolak NKRI Bersyariah,...
Tolak NKRI Bersyariah, Garda Nawacita Gelar Demonstrasi
A A A
JAKARTA - Ijtima Ulama IV telah mengeluarkan rekomendasi yang menjadi pro kontra di masyarakat. Salah satu poinnya, menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia Syariah.
Komite Nasional Garda Nawacita (KN-GN) pun secara tegas menolak rekomendasi dari salah satu poin hasil Ijtima Ulama tersebut. Ketua Komite Nasional Garda Nawacita Abdullah Kelrey menegaskan, konsep negara saat ini sudah ideal dan memiliki landasan Pancasila yang tidak bisa diganggu gugat.

"Pancasila sudah final tidak ada embel-embel Pancasila NKRI bersyariah. Makanya kami secara tegas menolak hasil rekomendasi Ijtima Ulama IV karena rentan ditunggangi ideologi khilafah dan NKRI bersyariah yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45," tegas Abdullah Kelrey di Jakarta, Sabtu 11 Agustus 2019.

Hal itu disampaikannya saat menggelar aksi simpatik bersama ratusan massa KN-GN yang mengenakan topeng elite politik di area Patung Kuda Indosat, Jakarta Pusat, Jumat 9 Agustus 2019.

Lebih lanjut, Abdullah Kelrey menyatakan, NKRI sudah memiliki landasan yang dipegang sejak era kemerdekaan yaitu Pancasila. Makanya, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melawan kelompok yang ingin mengembangkan ideologi selain Pancasila.

"Jika tidak sepakat dengan Pancasila, sebaiknya angkat kaki dari bumi Indonesia. Pancasila bukan ideologi impor," ucap Abdullah Kelrey.

Kelrey melanjutkan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin dan meminta semua pihak mendoakan agar sukses dalam memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Oleh karenanya, Kelrey mengingatkan, kepada masyarakat untuk kembali menjaga persatuan dan kesatuan.

"Masyarakat harus bisa move on melupakan perbedaan saat Pilpres. Elite politik sudah mesra maka masyarakat khususnya para pendukung juga ikutan mesra kembali. Jangan ada lagi kubu-kubuan, baik 01 dan 02, tapi 03 persatuan Indonesia," kata Kelrey lagi.

Selain itu, Kelrey juga memastikan KN-GN akan menciptakan suasana kondusif di wilayah NKRI pasca Pilpres 2019 dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme agar Indonesia menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74.

"Mari bergandengan tangan membangun negeri, memperkokoh persatuan dan kesatuan. Kami ingatkan sekali lagi bahwa Pancasila selama 74 tahun sudah mengantarkan bangsa kita dalam mempersatukan keberagaman perbedaan yang ada di muka bumi Indonesia. Kita siap membela Pancasila agar masa depan Indonesia semakin baik lagi," tandasnya.

Disela-sela aksinya, massa juga membagikan bunga mawar kepada para pengguna jalan sebagai simbol perdamaian dan ajakan menjaga persatuan dan kesatuan.
(mhd)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
1 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
4 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
4 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
4 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
5 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved