Bunuh Istri dan Bakar Anak, Jumharyono Akan Dites Kejiwaannya
Kamis, 08 Agustus 2019 - 14:21 WIB
Bunuh Istri dan Bakar Anak, Jumharyono Akan Dites Kejiwaannya
A
A
A
JAKARTA - Polisi akan melakukan tes kejiwaan pada Jumharyono, pria yang tega menghabisi nyawa istrinya, Khoiriah dan membakar anaknya, R (5) di Kramat Jati, Jakarta Timur. Sejauh ini, kondisi pelaku normal namun polisi perlu melakukan tes untuk memastikannya.
"Nanti akan kita cek ya kejiwaannya pelaku," ujar Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdin A Rahman saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/2019).
Namun, dia tak memastikan kapan tes kejiwaan atau pesikologis pada Jumharyobo itu bakal dilakukan. Pasalnya, hingga kini polisi masih memeriksa pelaku secara intensif guna pendalaman kasusnya.
Sejauh ini, tambahnya, kondisi psikologis pelaku tampak normal-normal saja, tak ada yang aneh darinya. Dia pun bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan polisi, meski jawabannya terkadang kerap berbelit-belit.
"Sejauh ini kondisinya (mentalnya) normal, tak ada yang mencurigakan," katanya.
Sekedar di ketahui, kasus tersebut berawal dari kekesalan pelaku, Jumharyono terhadap istrinya, Khoiriah. Istrinya marah karena pelaku tak bisa memberikan uang yang cukup pada keluarganya.
Pelaku lantas menusuk korban di bagian leher dan perutnya, lalu memukul kepalanya dengan batu hingga tewas. Usai itu, pelaku membakar kasur, yang mana di kasur itu ada anaknya, R (5) tengah tertidur pulas.
"Nanti akan kita cek ya kejiwaannya pelaku," ujar Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdin A Rahman saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/2019).
Namun, dia tak memastikan kapan tes kejiwaan atau pesikologis pada Jumharyobo itu bakal dilakukan. Pasalnya, hingga kini polisi masih memeriksa pelaku secara intensif guna pendalaman kasusnya.
Sejauh ini, tambahnya, kondisi psikologis pelaku tampak normal-normal saja, tak ada yang aneh darinya. Dia pun bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan polisi, meski jawabannya terkadang kerap berbelit-belit.
"Sejauh ini kondisinya (mentalnya) normal, tak ada yang mencurigakan," katanya.
Sekedar di ketahui, kasus tersebut berawal dari kekesalan pelaku, Jumharyono terhadap istrinya, Khoiriah. Istrinya marah karena pelaku tak bisa memberikan uang yang cukup pada keluarganya.
Pelaku lantas menusuk korban di bagian leher dan perutnya, lalu memukul kepalanya dengan batu hingga tewas. Usai itu, pelaku membakar kasur, yang mana di kasur itu ada anaknya, R (5) tengah tertidur pulas.
(ysw)