60 Hari Tak Diguyur Hujan, BMKG Bandung Keluarkan Peringatan Dini Bencana Kekeringan

Kamis, 08 Agustus 2019 - 12:17 WIB
60 Hari Tak Diguyur...
60 Hari Tak Diguyur Hujan, BMKG Bandung Keluarkan Peringatan Dini Bencana Kekeringan
A A A
BANDUNG - Sejumlah daerah di Jawa Barat, selama 60 hari periode Juni, Juli, hingga awal Agustus 2019, tidak pernah diguyur hujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung pun mengeluarkan peringatan dini bencana kekeringan di Jawa Barat.

Daerah yang selama 60 hari berturut-turut tak diguyur hujan antara lain, Kabupaten Bogor, Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta, Sumedang, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi.

"Waspada terjadi potensi kekeringan, akibat berkurangnya sumber air, sungai, waduk, danau dan lain-lain. Berdasarkan hasil monitoring di seluruh wilayah di Jabar, hingga dasarian III Juli 2019, tidak ada hujan di Provinsi Jabar," kata Kepala BMKG Bandung Toni Agus Wijaya, pada Kamis (8/8/2019).

Agus mengemukakan, prakiraan curah hujan di dasarian I Agustus 2019 awal bulan ini di provinsi Jawa Barat umumnya masuk dalam kategori curah hujan rendah (0-10mm). Curah hujan dengan intensitas rendah diprediksi dapat terjadi. "Peluang hujan di dasarian I Agustus ini, berpeluang terjadi di seluruh wilayah Jabar dengan kategori rendah. Prediksi ini dicapai pada kisaran 90 persen," ujar Agus.

Diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat bencana kekeringan meluas di Jawa Barat. Data yang dihimpun BPBD Jabar, sebanyak 374 desa yang tersebar di 171 kecamatan di 20 kota dan kabupaten di Jabar mengalami dampak kekeringan selama musim kemarau berlangsung.

Jumlah warga terdampak sebanyak 166.957 kepala keluarga (KK). Mereka kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Selain menyebabkan masyarakat kesulitan air bersih, kemarau juga mengakibatkan 20.621,58 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan.

Duapuluh kabupaten dan kota yang terdampak kekeringan itu antara lain, Kabupaten Bekasi, Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Karawang, Sukabumi, dan Kota Tasikmalaya. Kemudian Kabupaten Sumedang, Bandung, Purwakarta, Subang, Kota/Kabupaten Cirebon, Kuningan, Indramayu, Cianjur, Tasikmalaya, Ciamis, Majalengka, dan Garut. Warga terdampak kekeringan.

Wilayah yang terdampak paling parah adalah Kabupaten Cianjur. Di kabupaten ini 30 kecamatan terdampak. Sementara itu, untuk wilayah lahan pertanian yang terdampak paling parah di Kabupaten Indramayu. Di Indramayu terdapat 12.503 Ha lahan pertanian terdampak yang tersebar di 21 kecamatan.
(wib)
Berita Terkait
El Nino Meningkat Lebih...
El Nino Meningkat Lebih 50%, Potensi Kekeringan Makin Nyata
Intensitas El Nino Meningkat,...
Intensitas El Nino Meningkat, BMKG Ingatkan Kekeringan Terjadi hingga Oktober
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Antisipasi Musim Kemarau,...
Antisipasi Musim Kemarau, BMKG Ajak Masyarakat Panen Air Hujan
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
12 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
12 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
13 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
13 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
14 jam yang lalu
Infografis
Bahaya, Berikut Jenis...
Bahaya, Berikut Jenis Ikan yang Tak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved