Idap Kelainan Seks, JU Bunuh Istri di Kramat Jati Usai Berhubungan Badan
Selasa, 06 Agustus 2019 - 13:11 WIB
Idap Kelainan Seks, JU Bunuh Istri di Kramat Jati Usai Berhubungan Badan
A
A
A
JAKARTA - Fakta baru kasus pembunuhan yang dilakukan Jumharyono alias JU (43) terhadap istrinya Khoriah terungkap. Pertengkaran yang berujung kematian Khoriah tidak hanya didasari faktor ekonomi, kelainan seksual (hiperseks) pelaku juga diduga menjadi pemicu.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Heri Purnomo mengatakan, lebih dari tiga saksi telah dimintai keterangan guna mengetahui kronologis pembunuhan tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, lanjut Hery, pelaku diketahui seseorang hiperseks.( Baca: Motif Suami Bunuh Istri di Kramat Jati Diduga Persoalan Ekonomi )
"Pelaku yang memiliki obsesi berlebihan terhadap seks itu diduga menjadi salah satu sebab dia bertengkar dengan korban. Berdasarkan keterangan para saksi sebelumnya memang terjadi cek-cok rumah tangga masalah ekonomi lalu pelaku berhubungan badan. Kami juga mendapatkan keterangan dia (pelaku) mengalami kelainan seks, hiperseks," kata Heri pada wartawan Selasa (6/8/2019).
Dia menambahkan, pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan usai terjadi cekcok di antara keduanya. Setelah menyalurkan nafsu birahinya, pelaku akhirnya membunuh korban."Jadi, usai berhubungan badan itu pelaku memukul kepala korban dengan batu dan menusuknya dengan gunting di perut serta lehernya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan kasus pembunuhan sadis terjadi di Jalan Dukuh V, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Seorang pria berinisial JU tega membunuh istrinya KH (32) pada Selasa (6/8/2019) dini hari pagi.( Baca: Usai Bunuh Istri, Pria Ini Ajak Anak Bakar Diri di Kramat Jati )
Usai membunuh sang istri, JU berupaya melakukan aksi bakar diri dengan mengajak anaknya berinisial R (5). Upaya bakar diri ini gagal, setelah JU tak kuat menahan panas api dan memilih keluar rumah. Adapun sang buah hati R menderita luka bakar 80% dan menjalani perawatan di RS.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Heri Purnomo mengatakan, lebih dari tiga saksi telah dimintai keterangan guna mengetahui kronologis pembunuhan tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, lanjut Hery, pelaku diketahui seseorang hiperseks.( Baca: Motif Suami Bunuh Istri di Kramat Jati Diduga Persoalan Ekonomi )
"Pelaku yang memiliki obsesi berlebihan terhadap seks itu diduga menjadi salah satu sebab dia bertengkar dengan korban. Berdasarkan keterangan para saksi sebelumnya memang terjadi cek-cok rumah tangga masalah ekonomi lalu pelaku berhubungan badan. Kami juga mendapatkan keterangan dia (pelaku) mengalami kelainan seks, hiperseks," kata Heri pada wartawan Selasa (6/8/2019).
Dia menambahkan, pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan usai terjadi cekcok di antara keduanya. Setelah menyalurkan nafsu birahinya, pelaku akhirnya membunuh korban."Jadi, usai berhubungan badan itu pelaku memukul kepala korban dengan batu dan menusuknya dengan gunting di perut serta lehernya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan kasus pembunuhan sadis terjadi di Jalan Dukuh V, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Seorang pria berinisial JU tega membunuh istrinya KH (32) pada Selasa (6/8/2019) dini hari pagi.( Baca: Usai Bunuh Istri, Pria Ini Ajak Anak Bakar Diri di Kramat Jati )
Usai membunuh sang istri, JU berupaya melakukan aksi bakar diri dengan mengajak anaknya berinisial R (5). Upaya bakar diri ini gagal, setelah JU tak kuat menahan panas api dan memilih keluar rumah. Adapun sang buah hati R menderita luka bakar 80% dan menjalani perawatan di RS.
(whb)