Gempa 7,4 SR Warga di Pesisir Pangandaran Mengungsi ke Bukit
Jum'at, 02 Agustus 2019 - 20:57 WIB
Gempa 7,4 SR Warga di Pesisir Pangandaran Mengungsi ke Bukit
A
A
A
PANDEGLANG - Sejumlah warga yang tinggal di Pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat mengungsi pascagempa 7,4 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sumur Banten, Jumat malam (2/8/2019). Mereka terlihat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dari bibir Pantai Pangandaran. Sejumlah warung pun yang dekat dengan bibir pantai juga langsung ditutup pemiliknya.
"Ya kita langsung mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut adanya tsunami. Karena goyangannya begitu kuat, " ungkap Syamsudin warga Pangandaran.
Bahkan berdasarkan informasi sejumlah tim penulis Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami 2019 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengevakuasi diri ke bukit sekitar 500 meter dari bibir Pantai Pengandaran pascagempa 7,4 Skala Richter (SR).
"Kita ini mengungsi ke atas bukit. Kira-kira 200 meter dari bibir pantai. Memang lokasi mengungsi tak jauh dari pantai," ujar Vidi Ketua Tim Penulis Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami, dalam video yang diterima SINDOnews.
Sebelumnya gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Ricter (SR) dilaporkan mengguncang Sumur Banten, Jumat malam (2/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, episentrum gempa berpusat di 7.54 Lintang Selatan dan 104,58 Bujur Timur. Sementara hiposentrum gempa pada kedalaman 10 kilometer atau 147 kilometer barat daya Sumur Provinsi Banten.
"Ya kita langsung mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut adanya tsunami. Karena goyangannya begitu kuat, " ungkap Syamsudin warga Pangandaran.
Bahkan berdasarkan informasi sejumlah tim penulis Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami 2019 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengevakuasi diri ke bukit sekitar 500 meter dari bibir Pantai Pengandaran pascagempa 7,4 Skala Richter (SR).
"Kita ini mengungsi ke atas bukit. Kira-kira 200 meter dari bibir pantai. Memang lokasi mengungsi tak jauh dari pantai," ujar Vidi Ketua Tim Penulis Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami, dalam video yang diterima SINDOnews.
Sebelumnya gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Ricter (SR) dilaporkan mengguncang Sumur Banten, Jumat malam (2/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, episentrum gempa berpusat di 7.54 Lintang Selatan dan 104,58 Bujur Timur. Sementara hiposentrum gempa pada kedalaman 10 kilometer atau 147 kilometer barat daya Sumur Provinsi Banten.
(sms)