Busana Pengantin Khas Kabupaten Bekasi Diakui Nasional

Kamis, 01 Agustus 2019 - 10:29 WIB
Busana Pengantin Khas...
Busana Pengantin Khas Kabupaten Bekasi Diakui Nasional
A A A
BEKASI - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melestarikan budaya serta mempromosikan potensi daerah.

Salah satunya Festival Busana Pengantin 2019 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pariwisata di Gedung Graha Pariwisata Komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, belum lama ini. Ajang yang digelar selama tiga hari tersebut dalam menyambut hari jadi ke-69 Kabupaten Bekasi.

Festival dibuka dengan penampilan dua pasang pengantin dan empat model pengantin perempuan yang mengenakan busana pengantin khas Bekasi. Kemudian Lomba Busana Pengantin Khas Bekasi dan Busana Pengantin Muslim. Terakhir pengumuman pemenang yang dihibur band mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Cikarang.

Sebenarnya busana pengantin khas Bekasi ini sudah diakui secara nasional pada 2014 lalu dan mulai ikut pameran di beberapa daerah. Tokoh yang berjasa adalah Ipah dan Nurhaety yang ikut menggali busana pengantin sejak 2004. Busana pengantin versi abangan ini juga dikenal dengan nama ”Kembang Gede” yang sekilas mirip dengan busana pengantin Betawi.

Namun, jika diamati secara detail tampak berbeda. Misalnya di bagian aksesori, seperti konde junjung, jajagoan, kembang pacul, ceker ayam, kembang goyang, serta parang. Karena itu, busana pengantin Jawa Barat khususnya Bekasi memiliki ciri khas sangat menarik yang perlu dikembangkan dan ditampilkan saat acara pernikahan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Encep Supriatin Jaya mengatakan, festival digelar agar masyarakat lebih mengembangkan dan mempertahankan segala unsur berkaitan dengan ciri khas Kabupaten Bekasi. Apalagi banyak budaya khas Bekasi sudah mendunia dan patut dilestarikan.

“Kegiatan ini juga sebagai sarana melestarikan dan menggali potensi daerah agar kita bangga terhadap busana pengantin Bekasi saat dipakai pernikahan,” katanya. Encep menjelaskan, pernikahan merupakan bagian dari ibadah, maka kabarkanlah. Untuk itu, digelar resepsi dan di sini dibutuhkan rias pengantin.

Jadi rias pengantin juga ibadah dan warga Bekasi wajib menggunakan busana khasnya ini. “Kegiatan seperti ini akan rutin kami gelar setiap menyambut hari jadi Kabupaten Bekasi,” katanya. Selain kegiatan tersebut, kata dia, pemerintah juga pada 31 Agustus mendatang akan menghelat festival budaya Indonesia-Jepang.

Karena setiap malam Minggu akan ada pagelaran seni budaya. “Ada pameran ekonomi kreatif UKM dan pameran industri dengan menggandeng Kadin Kabupaten Bekasi dan pengelola kawasan,” tutur Encep.

Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda I) PemkabBekasi Juhandi berharap masyarakat bisa lebih mengembangkan dan mempertahankan segala unsur yang berkaitan dengan ciri khas Kabupaten Bekasi.

“Festival Busana Pengantin Khas Kabupaten Bekasi ini merupakan sarana melestarikan dan mempromosikan potensi daerah,” ungkapnya.

Selain menampilkan pameran peragaan busana pengantin khas Kabupaten Bekasi, kegiatan ini juga diisi oleh stan pameran busana dan ragam kuliner khas Kabupaten Bekasi. (Abdullah M Surjaya)
(nfl)
Berita Terkait
PPKM Darurat, KUA Kabupaten...
PPKM Darurat, KUA Kabupaten Bekasi Tutup Layanan Daftar Nikah
Pengadilan Negeri Cikarang...
Pengadilan Negeri Cikarang Gelar Sidang di Tempat Periksa Pasar Induk Cibitung
Danrem 051/Wijayakarta...
Danrem 051/Wijayakarta Resmikan Gedung Baru Koramil 05 Cibitung
Tata Mal Pelayan Publik,...
Tata Mal Pelayan Publik, Bekasi Anggarkan Rp2,9 Miliar
Inspektorat Bekasi Klaim...
Inspektorat Bekasi Klaim Selamatkan Uang APBD 2019 Senilai Rp1,5 Miliar
Cegah Corona, PLN UP3...
Cegah Corona, PLN UP3 Cikarang Minta Pelanggan Lakukan Baca Meter Mandiri
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
8 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
9 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
10 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
11 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
11 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
12 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved