Anak Buah Selundupkan Sabu, Karutan Cipinang Minta Polisi Usut Tuntas
Selasa, 30 Juli 2019 - 16:00 WIB
Anak Buah Selundupkan Sabu, Karutan Cipinang Minta Polisi Usut Tuntas
A
A
A
JAKARTA - Petugas dapur Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Cipinang berinisial SA tertangkap tangan menyelundupkan sabu-sabu ke rutan tersebut pada Minggu (28/7/2019) malam. Upaya SA ini digagalkan petugas penjaga pintu utama (P2U) Rutan Cipinang.
Atas temuan ini, Kepala Rutan Klas I Cipinang Oga Darmawan mengatakan telah meminta polisi mengusut tuntas kasus narkoba yang melibatkan anak buahnya itu.
"Sampai sekarang masih didalami keterkaitan ini barang mau diedarkan kemana. Saya sudah minta polisi menggalinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/7/2019). (Baca juga: Oknum Petugas Dapur Rutan Cipinang Selundupkan 25 Gram Sabu)
Pihaknya telah memeriksa SA dan keterangan karyawannya itu telah dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun SA tak kooperatif saat diperiksa dan jawabannya berbelit-belit.
"Dia tak membuka, bahkan pin handphonenya dia ngaku lupa terus sehingga biarlah ini ranahnya kepolisian yang menyelesaikan," tuturnya.
Saat ini, kata Oga, SA masih diperiksa secara intensif oleh kepolisian. Dia ingin kasus itu segera terungkap dan oknum tersebut diproses secara hukum.
Pengungkapan kasus sabu-sabu ini bermula saat SA masuk ke Rutan Klas I Cipinang melalui pintu P2U sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, SA membawa satu kantong plastik berisikan dua kotak susu berwarna kuning.
Saat dilakukan pemeriksaan badan dan pemindaian barang bawaan melalui X-Ray, petugas menemukan benda mencurigakan di dalam plastik, yang ternyata sabu-sabu.
Atas temuan ini, Kepala Rutan Klas I Cipinang Oga Darmawan mengatakan telah meminta polisi mengusut tuntas kasus narkoba yang melibatkan anak buahnya itu.
"Sampai sekarang masih didalami keterkaitan ini barang mau diedarkan kemana. Saya sudah minta polisi menggalinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/7/2019). (Baca juga: Oknum Petugas Dapur Rutan Cipinang Selundupkan 25 Gram Sabu)
Pihaknya telah memeriksa SA dan keterangan karyawannya itu telah dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun SA tak kooperatif saat diperiksa dan jawabannya berbelit-belit.
"Dia tak membuka, bahkan pin handphonenya dia ngaku lupa terus sehingga biarlah ini ranahnya kepolisian yang menyelesaikan," tuturnya.
Saat ini, kata Oga, SA masih diperiksa secara intensif oleh kepolisian. Dia ingin kasus itu segera terungkap dan oknum tersebut diproses secara hukum.
Pengungkapan kasus sabu-sabu ini bermula saat SA masuk ke Rutan Klas I Cipinang melalui pintu P2U sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, SA membawa satu kantong plastik berisikan dua kotak susu berwarna kuning.
Saat dilakukan pemeriksaan badan dan pemindaian barang bawaan melalui X-Ray, petugas menemukan benda mencurigakan di dalam plastik, yang ternyata sabu-sabu.
(thm)