Etnis Minahasa di Boalemo Gelar Festival Kaaruyan

Senin, 29 Juli 2019 - 10:40 WIB
Etnis Minahasa di Boalemo...
Etnis Minahasa di Boalemo Gelar Festival Kaaruyan
A A A
BOALEMO - Warga etnis Minahasa yang bermukim di Desa Kaaruyan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo menggelar Festival Kaaruyan. Puncak festival yang dimulai sejak 25 Juli 2019 itu ditandai dengan acara pengucapan syukur oleh umat Kristiani setempat, Minggu (28/7/2019).

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi isteri Idah Syahidah dan sejumlah pimpinan OPD hadir untuk memeriahkannya. Hadir pula Bupati Boalemo Darwis Mooridu serta Wakil Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Pusat Rudy Sumampouw.

Festival Kaaruyan diisi dengan sejumlah acara di antaranya karnaval dan pagelaran seni budaya, seminar budaya serta Kaaruyan Open Turnament PUBG 2019 yang diikuti oleh peserta dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

“Kegiatan ini merupakan kali kedua yang kami laksanakan. Tujuannya untuk menjaga eksistensi pelestarian keragaman budaya di Kaaruyan, sebab sebagaimana diketahui desa kami menjadi salah satu desa wisata budaya di Boalemo,” jelas Kepala Desa Kaaruyan, Ronal Ch Rampi.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengapresiasi Festival Kaaruyan. Menurutnya, festival ini membuktikan bahwa Gorontalo terdiri dari beragam etnis, suku dan agama. Salah satunya suku Minahasa dengan identitas agama kristiani yang dianut.

“Berbicara KKK (komunitas warga Minahasa), masyarakat Gorontalo juga ada KKIG (Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo), ada juga KKIJ (Kerukunan Keluarga Indonesia Jawa). Keberagaman budaya, etinis dan agama ini menjadi kekuatan kita yang diikat oleh Empat Pilar Kebangsaan,” tutur Rusli, seperti dikutip gorontaloprov.go.id.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu juga mengapresiasi kerukunan umat beragama yang ada di Gorontalo. Meski berbeda agama, suku dan budaya namun senantiasa hidup rukun dan damai satu sama lain.

“Saya sangat salut dengan kerukunan ini. Tidak pernah saya dengar ada masalah berbau Sara. Tidak pernah ada. Ada Minahasa, Sangihe, Jawa, Arab, Cina semua ada di Gorontalo. Kita punya komitmen pemerintah provinsi, kabupaten/kota sampai desa melayani dengan sepenuh hati dengan semboyan torang samua basudara,” pungkasnya.

Rusli mendukung penuh pelaksanaan Festival Kaaruyan. Ia memerintah Dinas Pariwisata untuk mencatat sebagai agenda tahunan pariwisata Gorontalo tahun 2020 nanti.
(akn)
Berita Terkait
Kesadaran Akan Protokol...
Kesadaran Akan Protokol Kesehatan, Mulai Mengakar di Masyarakat
Pembangunan New Pasar...
Pembangunan New Pasar Sentral Kota Gorontalo Terus Dikebut
Pengembangan Destinasi...
Pengembangan Destinasi Wisata di Kabupaten Gorontalo Didukung Kemenpar
Tokyo Gas dan Hanwa...
Tokyo Gas dan Hanwa Beli Wood Pellet Produksi PT BJA Gorontalo
Sekda Kota Gorontalo...
Sekda Kota Gorontalo Apresiasi Program NKRI Peduli Provinsi Gorontalo
Rayakan HUT ke-293 Kota...
Rayakan HUT ke-293 Kota Gorontalo, Wakil Wali Kota Ryan Kono Paparkan Perkembangan Kota Gorontalo
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
35 menit yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
2 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
3 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
4 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
4 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved