Hari Pertama, 220 Orang Pendaftar Hadir Urus KPR dan Pilih Tipe Unit
Minggu, 28 Juli 2019 - 08:46 WIB
Hari Pertama, 220 Orang Pendaftar Hadir Urus KPR dan Pilih Tipe Unit
A
A
A
JAKARTA - Pada hari pertama proses pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit Program Samawa Rumah DP 0 Rupiah, Sabtu (27/7/2019), tercatat 220 orang pendaftar yang lolos verifikasi persyaratan administrasi hadir memenuhi undangan. Mereka mengajukan formulir permohonan KPR DP 0 Rupiah di lokasi Rusunami Klapa Village, Jakarta Timur.
Seperti diketahui, skema Rumah DP 0 Rupiah memungkinkan warga membeli rumah tanpa uang muka /down payment. Sejak dibuka layanan pada pukul 08.00 WIB, warga yang diundang tampak ramai dan datang dengan antusias. Proses pendaftaran, pencocokan identitas dan pengisian form berlangsung tertib lancar.
Warga tidak perlu mengantri dan menunggu lama, hanya dalam 20-30 menit semua proses selesai. Warga dilayani oleh tim terdiri dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pemerintah Provinsi DKI, Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan Bank DKI. ( Baca: Akhir Bulan Ini Rumah DP 0 Rupiah untuk Warga Jakarta Terwujud )
“Antusiasme warga rupanya cukup tinggi, dari daftar hadir di lokasi ada terdapat 233 orang. Karena ada juga beberapa warga yang tidak termasuk dalam daftar undangan, namun tertarik ingin mendaftar. Mereka tetap dilayani dengan baik, diberikan informasi tentang program ini, kami catat nama dan data kontaknya, untuk nanti akan dikabari jika ada pendaftaran baru,” ujar Kepala Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dzikran Kurniawan.
Dua warga yang ditemui di lokasi pendaftaran menceritakan besarnya harapan mereka atas program ini. Mereka menilai program ini banyak manfaatnya. "Biasanya kan pakai DP-nya gede tuh, Rp30 juta, ini kan enggak pakai DP, jadi agak ringan. Sebelumnya saya enggak kepikiran punya rumah di Jakarta, karena kalau pengen punya rumah pasti minggir, kalau di Jakarta kan harganya tidak kebeli,” ujar Bonang, seorang pekerja hotel yang saat ini mengontrak di Tanah Merah, Jakarta Utara.
Menurut Bonang, program ini sangat membantu sekali, karena semua orang pasti mau punya rumah di Jakarta, “Penghasilan pas-pasan, tapi ada rumah di Jakarta, siapa yang enggak pengen,” kata Bonang. (Baca juga: Rumah DP 0 Rupiah Rampung, DKI Minta 1.790 Pemohon Segera Lengkapi Berkas)
Sedangkan Aris Handoko, karyawan swasta yang tinggal di Jakarta Timur, menuturkan, program ini bisa membantunya punya rumah di Jakarta. “Setelah saya menikah, saya pindah dari orang tua, tahu sendiri kan kontrak itu rumahnya kecil-kecil. Saya ingin lebih baik dari pada ngontrak. Kebetulan ada program ini,” ujar Aris yang datang dengan istri dan anaknya.
Program Samawa Rumah DP 0 Rupiah adalah program fasilitasi pembiayaan oleh Pemprov DKI untuk mengatasi masalah kepemilikan rumah. Melalui program ini, Pemprov DKI menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah dengan skema DP 0 Rupiah.
Dengan pemenuhan kebutuhan skema kepemilikan ringan untuk warga DKI Jakarta agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak, diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur 104/2018, yang memuat persyaratan untuk calon masyarakat yang hendak membeli.
Pada pendaftaran November 2018 lalu, telah mendaftar sebanyak 2.359 orang. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 1.790 orang yang memenuhi kriteria, untuk tahap selanjutnya.
Pendaftar yang diundang karena telah lolos seleksi dan verifikasi, memiliki waktu selama 10 hari dari Sabtu 27 Juli 2019 hingga Minggu, 4 Agustus 2019, untuk memilih unit yang diminati dan melakukan proses pengajuan permohonan kredit program DP 0 rupiah ke Bank DKI.
Seperti diketahui, skema Rumah DP 0 Rupiah memungkinkan warga membeli rumah tanpa uang muka /down payment. Sejak dibuka layanan pada pukul 08.00 WIB, warga yang diundang tampak ramai dan datang dengan antusias. Proses pendaftaran, pencocokan identitas dan pengisian form berlangsung tertib lancar.
Warga tidak perlu mengantri dan menunggu lama, hanya dalam 20-30 menit semua proses selesai. Warga dilayani oleh tim terdiri dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pemerintah Provinsi DKI, Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan Bank DKI. ( Baca: Akhir Bulan Ini Rumah DP 0 Rupiah untuk Warga Jakarta Terwujud )
“Antusiasme warga rupanya cukup tinggi, dari daftar hadir di lokasi ada terdapat 233 orang. Karena ada juga beberapa warga yang tidak termasuk dalam daftar undangan, namun tertarik ingin mendaftar. Mereka tetap dilayani dengan baik, diberikan informasi tentang program ini, kami catat nama dan data kontaknya, untuk nanti akan dikabari jika ada pendaftaran baru,” ujar Kepala Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dzikran Kurniawan.
Dua warga yang ditemui di lokasi pendaftaran menceritakan besarnya harapan mereka atas program ini. Mereka menilai program ini banyak manfaatnya. "Biasanya kan pakai DP-nya gede tuh, Rp30 juta, ini kan enggak pakai DP, jadi agak ringan. Sebelumnya saya enggak kepikiran punya rumah di Jakarta, karena kalau pengen punya rumah pasti minggir, kalau di Jakarta kan harganya tidak kebeli,” ujar Bonang, seorang pekerja hotel yang saat ini mengontrak di Tanah Merah, Jakarta Utara.
Menurut Bonang, program ini sangat membantu sekali, karena semua orang pasti mau punya rumah di Jakarta, “Penghasilan pas-pasan, tapi ada rumah di Jakarta, siapa yang enggak pengen,” kata Bonang. (Baca juga: Rumah DP 0 Rupiah Rampung, DKI Minta 1.790 Pemohon Segera Lengkapi Berkas)
Sedangkan Aris Handoko, karyawan swasta yang tinggal di Jakarta Timur, menuturkan, program ini bisa membantunya punya rumah di Jakarta. “Setelah saya menikah, saya pindah dari orang tua, tahu sendiri kan kontrak itu rumahnya kecil-kecil. Saya ingin lebih baik dari pada ngontrak. Kebetulan ada program ini,” ujar Aris yang datang dengan istri dan anaknya.
Program Samawa Rumah DP 0 Rupiah adalah program fasilitasi pembiayaan oleh Pemprov DKI untuk mengatasi masalah kepemilikan rumah. Melalui program ini, Pemprov DKI menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah dengan skema DP 0 Rupiah.
Dengan pemenuhan kebutuhan skema kepemilikan ringan untuk warga DKI Jakarta agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak, diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur 104/2018, yang memuat persyaratan untuk calon masyarakat yang hendak membeli.
Pada pendaftaran November 2018 lalu, telah mendaftar sebanyak 2.359 orang. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 1.790 orang yang memenuhi kriteria, untuk tahap selanjutnya.
Pendaftar yang diundang karena telah lolos seleksi dan verifikasi, memiliki waktu selama 10 hari dari Sabtu 27 Juli 2019 hingga Minggu, 4 Agustus 2019, untuk memilih unit yang diminati dan melakukan proses pengajuan permohonan kredit program DP 0 rupiah ke Bank DKI.
(thm)