Ini Motif Remaja Asal Pandeglang Pamer Foto Elang Hasil Buruannya

Jum'at, 26 Juli 2019 - 17:08 WIB
Ini Motif Remaja Asal...
Ini Motif Remaja Asal Pandeglang Pamer Foto Elang Hasil Buruannya
A A A
PANDEGLANG - Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono mengungkapkan, motif AJ alias AZ (17) warga Cikeusik, Pandeglang mengunggah foto ke akun facebooknya hanya ingin dibilang keren.

"Pelaku yang masih di bawah umur memposting foto bersama hewan hasil buruannya burung elang jawa/bido itu motifnya hanya ingin gagah-gagahan saja," kata Kapolres, Jumat (26/7/2019).

Indra menjelaskan, saat ini pelaku sudah diamankan untuk keperluan penyelidikan sambil berkoordinasi dengan pihak BKSDA untuk mengetahu burung elang yang sudah disantap AJ itu jenis yang dilindungi atau tidak. Meskipun, semua jenis burung elang dilindungi oleh pemerintah.

"Sudah diamankan di Polsek Cikeusik, diamankan dari rumahnya setelah viral di media sosial, dengan barang bukti senapan angin dan kepala burung yang ditemukan di tempat sampah," ujarnya.

Untuk diketahui, penembakan terhadap elang jawa tersebut berawal dari, hoby JM yaitu berburu dengan senapan angin miliknya. Saat Pelaku pulang dari sawah dengan membawa senapan angin dan kemudian melihat seekor burung elang bido hinggap di pohon tak jauh dari kediamannya.

Tanpa memikir waktu lama, pelaku menembak burung tersebut dan mati. Kemudian, dengan bangga pelaku memamerkan objek foto burung yang sudah mati dengan dua sayap dibentangkan menggunakan kedua tangannya. "Setelah ditembak, burung (elang bido) itu dimakan sendiri," ujar Kapolres.

Hasil jepretannya kemudian oleh pelaku diunggang ke akun facebook miliknya atas nama Azam Panglima Kumbang dan Caption 'Hobiku adalah bidikan yang paling tepat Burung Garuda,'

Tak menyangka aksinya itu dikecam oleh warganet. Sebab, burung elang dilindungi oleh pemerintah dan kini keberadaannya mulai langka.

JM alias AZ melanggar Pasal 21 ayat 2 a jo pasal 40 ayat 2 Undang-Undang No 5/1990 tentang koserfasi sumber daya alam Hayati dan ekosistemnya. "Dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 Juta," tandasnya.
(wib)
Berita Terkait
4 Fakta Unik Hewan Langka...
4 Fakta Unik Hewan Langka di Indonesia
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
Viral Satwa Langka Diobral...
Viral Satwa Langka Diobral di Medsos, Pakar Hukum: Polisi Harus Turun Tangan
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Okapi, Masih Satu Kerabat...
Okapi, Masih Satu Kerabat dengan Jerapah tapi Justru Mirip Zebra
Nyaris Punah Akibat...
Nyaris Punah Akibat Perburuan, China Larang Trenggiling Jadi Obat
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
10 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
10 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
10 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
11 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
11 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved