4 Kali Semburkan Awan Panas, BPPTKG Nyatakan Merapi Masih Aman Dikunjungi

Senin, 15 Juli 2019 - 10:34 WIB
4 Kali Semburkan Awan...
4 Kali Semburkan Awan Panas, BPPTKG Nyatakan Merapi Masih Aman Dikunjungi
A A A
YOGYAKARTA - Gunung Merapi menunjukkan peningkatan aktivitas vulkaniknya. Dalam sehari awan panas guguran atau dikenal dengan sebutan wedus gembel sampai empat kali.

Kendati demikian belum perubahan status Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) belum menyatakan perubahan status atau masih tetap waspada. Awan panas guguran yang terjadi pada Minggu, 14 Juli 2019 kemarin, masing-masing terjadi pada pukul 10.27 WIB, selama 112 detik dengan jarak luncur 1100 meter.

Kemudian pukul 18.01 WIB, Merapi kembali memuntahkan awan panas sejauh 1.000 meter. Selang beberapa menit, yaitu pukul 18.11 WIB dengan jarak luncur awan panas 1.000 meter.

"Malam hari pada pukul 23.53 WIB awan panas guguran kembali terjadi dengan jarak luncur mencapai 950 meter," ungkap Kepala BPPTKG, Hanik Humaida kepada SINDOnews pada Senin (15/7/2019).

Hanik menjelaskan, awan panas terekam seismogram dengan amplitudo 50 mm, durasi 95 detik dan jarak luncur 950 meter ke arah hulu Kali Gendol.
Selain awan panas, dalam 24 jam pada hari Minggu kemarin Merapi juga mengeluarkan 19 lava pijar.

Hanik mengungkapkan, dengan banyaknya lava pijar dan awan panas guguran, menjadikan volume magma tetap stabil. "Kita amati kubah lava berdasarkan analisis foto udara dengan drone pada 4 Juli 2019 sebesar 475.000 m3. Volume ini relatif tetap sejak Januari lalu," katanya.

Untuk itu, dia berharap masyarakat tetap tenang. Ini lantaran belum ada perubahan atau pergerakan magma yang tinggi sehingga sekitar Merapi masih aman dikunjungi."Jarak aman masih lebih dari 3 km," ujarnya.

Dengan adanya awan panas tersebut ada kemungkinan menimbulkan hujan abu. Untuk itu, masyarakat diminta antisipasi potensi hujan abu yang mungkin terjadi dengan persediaan masker.
(whb)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
1 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
1 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
4 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
4 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved