Ini Catatan Kriminal 2 Warga Malaysia Perampok Toko Emas di Tangerang

Kamis, 11 Juli 2019 - 19:37 WIB
Ini Catatan Kriminal...
Ini Catatan Kriminal 2 Warga Malaysia Perampok Toko Emas di Tangerang
A A A
TANGERANG - Dua perampok Toko Emas Permata, di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, ternyata memiliki rekam jejam kejahatan yang cukup panjang. Selain melakukan perampokan di Tangerang, kedua pelaku ternyata juga residivis dan pernah melakukan aksi kejahatan di Malaysia.

Keduanya, yakni Muhammad Nazri Fadzil dan Muhammad Nur Iskhandar, ternyata juga buronan kepolisian Malaysia. Di Indonesia sendiri, keduanya tercatat sudah dua kali melakukan aksi perampokan.

Pertama, melakukan penjambretan tas salah seorang karyawan SPBU berisi uang tunai sebesar Rp4,6 juta, di SPBU di Kampung Gelebeg, Kecamatan Balaraja. Dalam aksinya, pelaku membawa pistol. (Baca: Toko Emas di Balaraja Disatroni Perampok, 6 Kg Emas Dibawa Kabur )

"Setelah itu, kedua pelaku ini melarikan diri dengan mobil ke arah Tol Merak," kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).

Sehari kemudian, pelaku menyatroni Toko Emas Permata, di Kecamatan Balaraja. Dalam aksinya, pelaku kembali membawa pistol dan samurai, serta mengancam warga sekitar yang akan mendekati mereka.

"Usai merampok toko emas itu, para pelaku melarikan diri ke Gerbang Tol Karawaci. Di sana, mereka membuang berbagai barang bukti," sambung Sabilul.

Sementara di Malaysia, salah satu pelaku, yakni Muhammad Nazri Fadzil, pernah ditahan atas kasus perampokan toko emas di wilayah Kuala Lumpur, Malaysia. Nazri baru keluar penjara, pada 3 Juni 2019 lalu. (Baca juga: Perampok Toko Emas di Balaraja Tertangkap di Malaysia )

Usai merampok emas di Indonesia, kedua pelaku ini langsung kembali ke negara asalnya, dan kembali melakukan aksi perampokan. Pertama, di SPBU Kuala Lumpur, dan kedua di Selangor, Malaysia.

"Aksi perampokan di SPBU Kuala Lumpur dan Selangor itu berhasil diungkap kepolisian Malaysia. Keduanya ditangkap dan ditahan PDRM, pada 2 Juli," tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Perampokan Toko Emas...
Perampokan Toko Emas Gegerkan Jember, 15 Baki Perhiasan Dibawa Kabur
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Berpistol Gasak...
Perampok Berpistol Gasak Emas Senilai Rp400 Juta di Pasar Klepek Bojonegoro
Ditangkap Polisi, Ini...
Ditangkap Polisi, Ini Tampang 5 Perampokan Toko Emas Pasar Inpres PALI
3 Perampok Sadis yang...
3 Perampok Sadis yang Gasak 5,5 Kg Emas Dituntut 11 Tahun Penjara
Perampok Bersenjata...
Perampok Bersenjata Api Satroni Toko Emas di Blora, Gasak Perhiasan Rp150 Juta
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
2 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
2 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
5 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
5 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
6 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved