Kriminalitas di Tangerang Selatan Berkurang Tajam Selama Ramadhan

Senin, 03 Juni 2019 - 15:13 WIB
Kriminalitas di Tangerang...
Kriminalitas di Tangerang Selatan Berkurang Tajam Selama Ramadhan
A A A
TANGERANG SELATAN - Tak terasa Ramadan 1440 Hijriah akan segera berakhir dalam hitungan hari. Di Tangerang Selatan (Tangsel), bulan suci bagi umat Islam itu tak hanya melatih tingkat keimanan untuk yang menjalankan, tapi juga mampu menekan perilaku-perilaku negatif. Khususnya bagi tindak kejahatan dan kriminalitas.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, menuturkan, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angka kriminalitas pada Ramadhan tahun ini mengalami penurunan di wilayahnya. "Kalau kita bicara data sepertinya (Ramadhan) tahun ini ada penurunan ya," ujarnya kepada wartawan, di Mapolres Tangsel, Senin (3/6/2019).

Menurut Ferdy, data laporan yang dia terima menunjukkan bahwa untuk beberapa kasus menonjol kian berkurang. Bahkan beberapa wilayah yang dianggap rentan praktik kriminalitas di malam hari seperti Ciputat, Pondok Aren, Serpong, dan Pamulang, kini terpantau kondusif.

"Berdasarkan laporan, dibanding tahun lalu kejadian menonjol itu cukup berkurang untuk Ramadhan tahun ini. Termasuk untuk kejadian kejahatan di malam hari, belum ada," sebut Ferdy.

Menurut dia, beberapa kasus yang menonjol sebelum Ramadhan, seperti aksi tawuran remaja maupun pelajar, jumlahnya menurun drastis saat Ramadhan. Meskipun beberapa waktu lalu sempat terjadi aksi gesekan antardua kelompok remaja di Jalan Ki Hajar Dewantara, Ciputat. "Tawuran bisa dikatakan tidak ada, kejadian-kejadian yang sifatnya menonjol belum ada," jelasnya.

Guna mengantisipasi gangguan keamanan selama Ramadhan dan perayaan Lebaran Idul Fitri 1440 hijriah ini, jajarannya telah disiagakan selama 24 jam penuh. Mendukung itu, Ferdy meniadakan cuti hari raya bagi anggotanya hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Cuti tidak ada, kecuali setelah selesai salat Ied, jadi buat anggota yang tinggal di dekat-dekat Jakarta itu bisa lapor ke komandannya. Tapi kalau cuti resmi tidak ada," tukasnya.
(thm)
Berita Terkait
Diteriaki Gangster,...
Diteriaki Gangster, Remaja asal Kedaung Tangsel Dianiaya hingga Tewas
Dimediasi Polres Tangsel,...
Dimediasi Polres Tangsel, Kasus Ibu Ditahan Sampai Anak Rela Jual Ginjal Berakhir Damai
Motif Dua Preman Ancam...
Motif Dua Preman Ancam Guru Merching Band di Tangsel karena Kesal Tak Dikasih Uang
Debt Collector Sok Jagoan...
Debt Collector Sok Jagoan Tantang Polwan saat Tarik Mobil Langsung Ditangkap
Preman Main Otot, Benyamin:...
Preman Main Otot, Benyamin: Berhadapan dengan Polisi
Polisi Tangkap Pria...
Polisi Tangkap Pria Berjaket Ojol yang Culik dan Cabuli Bocah di Tangsel
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
39 menit yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
3 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
7 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
7 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved