Diteriaki Gangster, Remaja asal Kedaung Tangsel Dianiaya hingga Tewas
Jum'at, 24 April 2020 - 00:05 WIB
loading...
Remaja putus sekolah yang dianiaya sekelompok orang dimakamkan di TPU Kedaung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (23/4/2020). Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Nahas dialami Roy Ramadan (19), remaja putus sekolah asal Kedaung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Lantaran diteriaki gangster, dia ditelanjangi warga dan dianiaya hingga meregang nyawa.
Peristiwa tersebut terjadi pukul 03.00 WIB, Kamis (23/4/2020) di Jombang, Ciputat. Saat itu, tidak ada seorang pun yang bersimpati. Remaja yang disapa Adoh ini mendapat dua luka tusuk.
Rita (53), ibu Adoh tidak terima kematian putranya itu. Dia berharap para pelaku yang melakukan pengeroyokan dihukum tegas. Apalagi anaknya bukan gangster seperti dituduhkan.
"Bapaknya baru meninggal 5 bulan lalu. Saya enggak ikhlas anak saya dimatiin begitu, disangka gangster," ujar Rita saat ditemui di TPU Kedaung, Ciputat, Kamis (23/4/2020).
Terakhir dia bertemu putranya pada Rabu 22 April 2020 pukul 22.00 WIB. Beberapa jam kemudian, saat tengah tertidur pulas dirinya dibangunkan dan mendengar kabar buruk bahwa anaknya tewas dikeroyok.
Peristiwa tersebut terjadi pukul 03.00 WIB, Kamis (23/4/2020) di Jombang, Ciputat. Saat itu, tidak ada seorang pun yang bersimpati. Remaja yang disapa Adoh ini mendapat dua luka tusuk.
Rita (53), ibu Adoh tidak terima kematian putranya itu. Dia berharap para pelaku yang melakukan pengeroyokan dihukum tegas. Apalagi anaknya bukan gangster seperti dituduhkan.
"Bapaknya baru meninggal 5 bulan lalu. Saya enggak ikhlas anak saya dimatiin begitu, disangka gangster," ujar Rita saat ditemui di TPU Kedaung, Ciputat, Kamis (23/4/2020).
Terakhir dia bertemu putranya pada Rabu 22 April 2020 pukul 22.00 WIB. Beberapa jam kemudian, saat tengah tertidur pulas dirinya dibangunkan dan mendengar kabar buruk bahwa anaknya tewas dikeroyok.
Lihat Juga :