Komisioner KPID NTB Kunjungi Pemda KLU Serap Aspirasi Penyiaran

Kamis, 23 Mei 2019 - 14:11 WIB
Komisioner KPID NTB...
Komisioner KPID NTB Kunjungi Pemda KLU Serap Aspirasi Penyiaran
A A A
TANJUNG - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB Yusron Saudi, SKom MT, bersama komisioner lainnya mengunjungi Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk menyerap aspirasi lembaga penyiaran. Kunjungan KPID NTB diterima Asisten III Setda KLU Ir. Melta didampingi Kadis Kominfo KLU, H. Muhammad, S.Pd bersama tim Humas dan Protokol Setda KLU, Rabu (22/5/2019).

Ketua KPID NTB Yusron Saudi dalam paparannya menyampaikan KLU baru memiliki satu penyiaran radio berizin Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL). "Ada potensi pengajuan radio di KLU yang masih frekuensinya. Kalau untuk frekuensi televisi, sekarang mengalami moratorium. Proses dan prosedurnya menggunakan mekanisme perizinan," tuturnya.

Sementara itu, Asisten III Setda KLU Ir. Melta, menyambut baik adanya atensi dari pihak KPID NTB untuk memberikan bimbingan dan arahan pada rencana pengajuan LPPL untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku nantinya.

Koordinator Bidang Kelembagaan KPID NTB Fathul Rahman, S.KM menyatakan perlunya peningkatan kapasitas pengelolaan media penyiaran. Dengan maraknya hoaks, saluran resmi pemerintah menjadi alternatif saluran yang banyak diacu guna menyampaikan informasi pembangunan kepada publik.

Komisioner KPID NTB lainnya Andayani, SE, menjelaskan ranah KPID untuk mengawal aspirasi masyarakat dan memfasilitasi terbentuknya LPPL. Baru-baru ini bersama tim KPID NTB melakukan supervisi perizinan Radio Silver FM di Tanjung Lombok Utara dan kini telah mengudara.

Sebagaimana diketahui, Pemda KLU belum memiliki LPPL. Baru pada pengelolaan saluran media sosial, Radio Streaming dan Titana Televisi Streaming. Masa mendatang diharapkan LPPL bisa terbentuk pula di Lombok Utara.

Sedangkan Kadiskominfo KLU H. Muhammad, Spd, menyoroti pentingnya radio sebagai cara menyampaikan informasi publik. Dicontohkannya, penyampaian ucapan Ramadhan yang efektif dan memudahkan tersambungnya pesan-pesan Ramadhan.

"Dengan adanya lembaga penyiaran televisi atau radio, kami berencana mengajukan dan meminta arahan dan bimbingan KPID NTB. Agar bisa memiliki izin dengan mendirikan LPPL sebagai landasan dan sarana penyiaran," imbuhnya.
(alf)
Berita Terkait
Plt Bupati Lombok Utara...
Plt Bupati Lombok Utara Silaturahmi dengan Pimpinan Media
Lombok Utara Gelar Jumpa...
Lombok Utara Gelar Jumpa Pers Ikuti Protokol Covid-19
TMMD ke-107 Tahun 2020...
TMMD ke-107 Tahun 2020 Lombok Utara Ditutup Danrem 162/WB
Satgas COVID-19 Lombok...
Satgas COVID-19 Lombok Utara Apel Siaga Penyemprotan Disinfektan
Bupati Najmul Pimpin...
Bupati Najmul Pimpin Rakor Gugus Tugas Covid-19
12 Tahun KLU, Pemda...
12 Tahun KLU, Pemda Berikan Penghargaan Kepada Mantan Sekda dan ASN
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
18 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
1 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
Panglima Militer AS...
Panglima Militer AS Mendadak Kunjungi Pasukan di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved