Polisi Dalami Motif Massa Anarco Gelar Aksi Saat May Day di Bandung

Rabu, 01 Mei 2019 - 21:13 WIB
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Massa Anarco Gelar Aksi Saat May Day di Bandung
A A A
BANDUNG - Polrestabes Bandung akan mendalami motif dan tujuan kelompok massa berbaju hitam-hitam melakukan aksi anarkistis dan vandalisme saat buruh menggelar peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Gedung Sate, Rabu (1/4/2019).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, pihaknya akan memanggil dan meminta keterangan dari pimpinan kelompok yang menamakan diri sebagai Anarco itu.

"Kami akan panggil pimpinan kelompok ini. Kami akan periksa siapa yang mengajak dan memeritahkan, termasuk mengungkap motif aksi mereka saat May Day. Mereka mayoritas anak-anak muda," kata Irman.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnuandiko mengatakan, kasus ini akan diproses oleh Polrestabes Bandung. Untuk anak-anak yang diamankan karena terlibat aksi vandalisme dan anarkistis, polisi akan menerapkan Undang-undang Perlindungan Anak.

"Dalam penanganannya khusus. Proses penyidikan dan waktunya pun khusus. Namun demikian, kami masih mendalami satu persatu bagaimana mereka dapat informasi untuk berkumpul dan melakukan tindakan yang kami anggap secara masif dan sistematis melakukan vandalisme serta kegiatan yang merugikan masyarakat Kota Bandung," kata Truno di Mapolrestabes Bandung.

Menurut Truno, anggota kelompok massa Anarco berasal dari kawasan Bandung Raya, Kota/Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Cimahi. Namun polisi masih mendalami karena ada kemungkinan para remaja itu ada juga yang berasal dari luar Bandung.

"Setelah didata, anggota kelompok Anarco yang diamankan di Mapolrestabes Bandung dan Monju (Monumen Perjuangan Rakyat Jabar), sebanyak 400 remaja," ujar dia.

Disinggung tujuan polisi menggunduli para remaja yang terlibat vandalisme dan anarkistis, Kabid Humas menuturkan, sanksi itu diterapkan untuk aspek pembinaan dan efek jera, serta memudahkan petugas mengidentifikasi mereka. "Untuk selanjutnya, setelah didata, mereka akan dikembalikan ke orang tuanya," tutur Kabid Humas.

Truno menyatakan, para buruh yang menggelar peringatan May Day di depan Gedung Sate, sangat keberatan dengan aksi anarkistis yang dilakukan kelompok Anarcos. Bahkan, perwakilan buruh akan melapor ke Polrestabes Bandung karena kelompok Anarcos merusak mobil komando yang dibawa buruh.

"Nanti Ketua KSPSI Roy Jinto akan memberikan keterangan karena merasa dirugikan oleh kelompok Anarcos. Bukan hanya buruh, warga Bandung pun sangat komplain. Makanya akan dilakukan tindakan oleh pihak Polrestabes," ungkap dia.

Disinggung soal dugaan bahwa kelompok Anarco hendak memprovokasi buruh agar melakukan tindakan anarkistis, Truno menegaskan, buruh saat ini sudah cerdas. Persiapan untuk May Day telah dikoordinasikan dengan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono.

"Terkait dugaan penyusupan seperti ini justru kami dapatkan informasi dari rekan buruh. Dengan adanya ini (aksi kelompok Anarco), justru buruh merasa tercoreng. Setelah semua peringatan May Day di seluruh Indonesia, termasuk di Bandung berjalan aman damai, justru tercoreng oleh aksi kelompok lain," tegas Truno.
(pur)
Berita Terkait
Hari Antikorupsi Sedunia,...
Hari Antikorupsi Sedunia, Buruh Desak Sahkan RUU Perampasan Aset
4.216 Personel Gabungan...
4.216 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi May Day
Hari Buruh 2026 Kondusif,...
Hari Buruh 2026 Kondusif, Lemkapi Apresiasi Kinerja Polri
Hari Buruh, Presiden...
Hari Buruh, Presiden KSPSI Dipilih Jadi Staf Ahli Polri Bidang Ketenagakerjaan
Polda Jatim Terjunkan...
Polda Jatim Terjunkan 1.999 Personel Amankan Peringatan Hari Buruh Sedunia
Potret Aksi Hari Buruh...
Potret Aksi Hari Buruh Sedunia di Palembang
Berita Terkini
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
1 jam yang lalu
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
2 jam yang lalu
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
3 jam yang lalu
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
16 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
16 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved