Nenek Siti Aisyah Tinggal di Gubuk Reot, Kodim 1608/Bima Beri Bantuan

Selasa, 30 April 2019 - 19:25 WIB
Nenek Siti Aisyah Tinggal...
Nenek Siti Aisyah Tinggal di Gubuk Reot, Kodim 1608/Bima Beri Bantuan
A A A
BIMA - Sebagai aparat teritorial Kodim 1608/Bima peka dan peduli terhadap masyarakat binaan dengan memberikan bantuan sembako kepada seorang nenek bernama Siti Aisyah yang hidup dengan kondisi yang memprihatinkan. Bantuan diberikan oleh jajaran Kodim 1608 yaitu Koramil 04/Woha dengan menyambangi rumah nenek Ina Sei, panggilan akrab Siti Aisyah Abubakar, yang sudah berumur 80 tahun, di Dusun Bente, Desa Ngali, Kecamatan Belo, Senin (29/4/2019).

“Kedatangan prajurit dipimpin Danramil Woha, Kapten Kav Sukahar bersama Bati Tuud Koramil dalam rangka menyerahkan bantuan kepada Nenek Sei berupa beras, gula pasir dan kopi,” kata Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (30/4/2019).

Dandim menegaskan, penyerahan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Kodim kepada warga binaanya yang sangat membutuhkan pertolongan.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami (Kodim Belo) terhadap warga binaan yang ada di desa binaan yang hidupnya pra sejahtera. Sudah menjadi kewajiban kita untuk membantu saudara yang membutuhkan, apalagi Nenek Ina Sei sudah uzur dan tidak kuat lagi untuk mencari nafkah,” jelas Bambang Kurnia Eka Putra.

Sementara itu Kapten Kav Sukahar mengatakan, prajurit Koramil Woha setiap hari aktif melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat binaan, sehingga setiap permasalahan yang ada di desa cepat diketahui dan membantu masyarakat untuk menemukan penyelesaiannya, minimal solusi yang harus diberikan.

“Melihat kondisi rumahnya sangatlah memprihatinkan karena sebagian tak berdinding dan hanya ditutupi kain bahkan nyaris roboh, kita akan semaksimal mungkin kedepannya untuk membantu dan meringankan beban sang nenek dengan merehab rumahnya menjadi layak huni,” terangnya.

Sementara Aisyah menuturkan, untuk kebutuhan sehari-hari saja dirinya hanya bisa mengandalkan bantuan dari tetangga. Karena gubuknya tidak ada kamar mandi dan toilet, dia pun memanfaatkan air parit yang berjarak sekitar 5 meter dari gubuknya.

"Saya begitu berterima kasih dikunjungi tentara yang memberikan bantuan sembako, Bapak-bapak tentara (Kodim) begitu baik kepada warga yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya penuh haru.
(sms)
Berita Terkait
Pomdam Udayana Tetapkan...
Pomdam Udayana Tetapkan 4 Prajurit sebagai Tersangka Kasus Kematian Prada Lucky
Profil Mayjen TNI Sonny...
Profil Mayjen TNI Sonny Aprianto, Elite Intelijen yang Kini Jadi Pangdam Udayana
Pangdam Udayana: Banyak...
Pangdam Udayana: Banyak Rumah Dinas Dikuasai Purnawirawan
Usai Pendidikan di Bali,...
Usai Pendidikan di Bali, 7 Anggota Kodim 1624/Flotim Positif Corona
Satgas Pamtas Yonif...
Satgas Pamtas Yonif 132/BS Donor Darah untuk Warga Perbatasan dengan Timor Leste
TNI Akan Bangun 22 Kodam...
TNI Akan Bangun 22 Kodam Baru
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
17 menit yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
24 menit yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
1 jam yang lalu
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
1 jam yang lalu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved