Rapat Pleno KPU Karawang Dikawal Ketat Aparat

Selasa, 30 April 2019 - 16:41 WIB
Rapat Pleno KPU Karawang...
Rapat Pleno KPU Karawang Dikawal Ketat Aparat
A A A
KARAWANG - Apara kepolisian dari Polres Karawang melakukan pengamanan ketat menjaga pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilu 2019 oleh KPU Karawang, Selasa (30/4/2019). Pengamanan berlapis dilakukan 200 personel gabungan TNI dan polri, di sekitar Hotel Akhsaya, tempat dilaksanakan rapat pleno KPU.

"Kami melibatkan 200 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan kelancaran proses pleno KPU. Situasi keamanan masih kondusif, namun begitu aparat keamanan tetap akan berjaga hingga pleno KPu selesai 7 hari kedepan. Pengamanan kita lakukan berlapis di tiga zona titik pengamanan hingga ke ruang rapat pleno," kata Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah, Selasa (30/4/2019).

Nuredy mengatakan pengaman dibagi dalam tiga titik yaitu pengamanan ring 1 pengamanan didalam gedung dan masuk kedalam zona steril, pengamanan ring 2 untuk wilayah lobi hotel dan kolam renang yang melibatkan petugas berpakaian preman. Pengamanan ring 3 berada diwilayah perparkiran sekitar hotel.

"Sejauh ini situasi keamanan tetap kondusif, namun begitu tidak akan menurunkan tingkat kewaspadaan kami mengantisipasi kerawanan atau gangguan keamanan," katanya.

Menurut Nuredy untuk ruang rekapitulasi, harus steril dari pihak luar, hingga pengamanannya melibatkan tiga unsur yaitu KPU, Bawaslu dan Polri. Untuk pengamanannya, kunci ruangan hanya bisa dibuka oleh ketiga unsur tersebut secara bersama-sama. "Kalau ruangan mau dibuka atau ditutup harus dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan keamananya," katanya.

Sementara itu Ketua KPU Karawang, Miftah farid menambahkan pelaksanaan rapat pleno KPU akan berlangsung selama 7 hari, dari Selasa (30/4/2019) hingga Kamis (7/5/2019). Setiap hari akan dilakukan rekapilasi suara untuk 5 PPK dari 30 PPK yang ada.

Namun begitu, Miftah mengatakan hingga saat ini baru ada 22 PPK yang suah selesai melakukan penghitungan surat suara, dan 8 PPK akan menyusul kemudian. "Kami masih menunggu 8 PPK lagi mungkin dua hari lagi selesai akan dikirim kesini," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved