Bupati Pasangkayu Kembali Lepas Ekspor 15.000 MT Minyak Sawit ke China

Sabtu, 27 April 2019 - 14:36 WIB
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Lepas Ekspor 15.000 MT Minyak Sawit ke China
A A A
PASANGKAYU - Setelah beberapa bulan yang lalu Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa melepas ekspor Palm Kernel Oil (PKO) ke China, kali ini Ia kembali melepas ekspor minyak sawit (RBD Palm Olein) ke negara yang sama. Jumlahnya mencapai 15.000 Metrik Ton (MT).

Pelepasan dilakukan di pelabuhan milik PT. Tanjung Sarana Lestari (TSL), Sabtu (27/4/2019). Hadir pula dalam pelepasan itu Kepala Badan Karantina Pertanian Kementrian Pertanian Ir. Ali Jamil, serta sejumlah petinggi PT. AAL areal Celebes I.

Bupati Agus mengapresiasi adanya ekspor produk turunan dari Crude Palm Oil (CPO) itu. Menandakan Pasangkayu telah menjadi salah satu basis industri buah kelapa sawit. Kata dia, kabupaten paling utara Sulbar ini telah mampu menunjukan eksistensinya di dunia Internasional khususnya di bidang perkebunan.

Ia berharap dengan semakin majunya pengelolaan buah sawit di Pasangkayu, dapat berdampak domino terhadap peningkatan kesejehateraan masyarakat. Terutama kepada para petani sawit yang jumlahnya cukup mayoritas.

“Salah satu penyumbang pendapatan perkapita kita adalah sektor sawit. Sebab sekarang rata-rata masyarakat Pasangkayu telah memiliki kebun sawit. Olehnya dengan adanya pabrik refinery milik PT. TSL ini diharapkan berdampak pada peningkatan harga buah sawit masyarakat” harapnya.

Dalam kesempatan itu Ia juga sedikit menyinggung tentang komuditas sawit yang akan semakin menjajikan kedepan, dengan adanya program Presiden Jokowi yang akan mengelola buah sawit menjadi Biodiesel. Ini akan membuat harga sawit meningkat dan stabil, sebab tidak bergantung lagi pada pasar Internasional.

“Sekarang pemerintah telah mengembangan bahan bakar Biodiesel (B100) dan telah berhasil di uji coba. Jadi kedepan produk olahan buah sawit tidak perlu di ekspor lagi. Akan di kelola dan dimanfaatkan di dalam negeri. Ini akan menjamin harga sawit tetap stabil” terangnya.

Kepala Badan Karantina Pertanian Ir. Ali Jamil, menyampaikan dengan adanya kegiatan ekspor ini menandakan Pasangkayu dan Sulbar pada umumnya memiliki potensi besar untuk pengembangan tanam perkebunan dan pertanian. Ia berharap dapat memicu eksportir milenial untuk melakukan hal serupa terutama untuk komuditas lainnya. Seperti pisang, kakao, jagung, dan komuditas perkebunan dan pertanian lainnya.

Sehingga semua komuditas perkebunan dan pertanian di Pasangkayu bisa terpasarkan dengan baik. Ini akan berdampak pada meningkatnya minat masyarakat untuk mengembangkan tanaman perkebunan atau pertanian mereka.

Pemerintah setempat sambung dia, mesti terus mendorong dan mendukung investor lokal dalam pengembangan usaha mereka. Termasuk menyediakan dan melengkapi segala infrastruktur yang dibutuhkan.

“Kita bersyukur yang di ekspor bukan lagi CPO nya tapi produk turunannya. Sehingga nilai ekonomisnya sudah lebih tinggi. Harapan kita kedepan dengan adanya hal ini, masyarakat kita semakin sejahtera. Sekarang ini kami mendorong akselerasi ekspor komuditas pertanian disemua wilayah Indonesia. Untuk mewujudkan cita-cita kita, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045,” jelasnya.
(akn)
Berita Terkait
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Menggelar Ratas Evaluasi BLT dan BST
Pemkab Pasangkayu Siap...
Pemkab Pasangkayu Siap Dikunjungi Menteri Perikanan RI
Agus ADJ dan Herny Bagikan...
Agus ADJ dan Herny Bagikan 1000 Paket Sembako di Pasangkayu
Pemberdayaan Naker Disabilitas,...
Pemberdayaan Naker Disabilitas, Disnaker Muba Sinergis bersama IndoAgri
Bupati Agus Lantik Anggota...
Bupati Agus Lantik Anggota BPD Se Kabupaten Pasangkayu
DPP Partai Golkar Tetapkan...
DPP Partai Golkar Tetapkan Musda Golkar Sulbar 18-19 Juli 2020
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
11 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
12 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
15 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved