Gubernur Banten: Korupsi Itu Keserakahan Syahwat

Sabtu, 20 April 2019 - 16:25 WIB
Gubernur Banten: Korupsi...
Gubernur Banten: Korupsi Itu Keserakahan Syahwat
A A A
SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim dihadapan awak media mengutarakan bagaimana dirinya membangun Banten dan mental warganya termasuk etos kerja di lingkungan kerjanya.

Selain membangun Banten dengan rasa Wahidin mengatakan dibutuhkan pula spirit anti korupsi tidak hanya oleh seluruh pejabat publik tapi juga masyarakat luas. Menurutnya, spirit anti korupsi seyogyanya menjadi konsep kehidupan setiap umat manusia. Karena penerapannya selalu berkaitan dengan kegiatan sehari-hari.

"Korupsi itu kan keserakahan akan syahwat ingin ini, ingin itu. Sama seperti kita ketika menumpuk-numpuk barang yang kota sukai padahal itu sebenarnya dosa, makanya harus didistribusikan. Begitupun dengan pembangunan, karena ada kepentingan pribadi ingin ini ingin itu yang berlebihan atau serakah, uang yang bukan seharusnya digunakan untuk itu malah diselewengkan," ungkapnya saat berdiskusi bersama awak media di rumah dinas Gubernur, Kota Serang, Kamis (18/4/2019).

Terkait itu Gubernur menyebut dalam upaya meningkatkan pendapatan pegawai melalui tunjangan kinerja harus disertai syarat target kinerja harus tercapai lebih dulu. Sehingga pegawai akan merasakan kepuasan berlipat ketika pekerjaannya bagus dan memberikan manfaat untuk masyarakat sekaligus mendapatkan penghasilan yang memadai.

"Supaya mereka bisa memantaskan diri atas apa yang mereka dapatkan dari hasil yang mereka kerjakan," tuturnya.

Gubernur Wahidin Halim juga menyatakan bahwa untuk membangun daerah yang memiliki nilai budaya dan kearifan lokal yang tinggi seperti Banten, membutuhkan kepekaan dalam merasakan segala hal yang menjadi kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Untuk itu Wahidin terus melatih seluruh bawahannya dengan berbagai cara agar dapat bekerja dan melaksanakan pelayanan dengan sepenuh hati dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Saya sering bertanya ke kepala-kepala dinas, rumah kamu dimana? Kalau kamu berangkat kerja melewati jalan berlubang di sebelah kanan nggak? dia jawab nggak lihat, saya suruh besok dia berangkat kerja perhatikan lagi jalannya dan bener besoknya dia laporan membenarkan bahwa ada jalan yang berlubang di sebelah kanan. Nah, itu maksud saya, kalau dia tahu apa yang terjadi di sekitarnya, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, dia akan tahu apa yang harus dia kerjakan," ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, membangun dengan rasa itu juga diterapkannya ketika merevitalisasi Kawasan Banten Lama. Meskipun sejumlah pihak menunjukkan penolakan, namun ia bersikukuh ingin membangun kembali peradaban di Kawasan Banten Lama yang sebelumnya kumuh dan kotor, menjadi lebih bersih, teratur, indah dan memiliki daya tarik. Sehingga menciptakan kenyamanan bagi setiap masyarakat yang mengunjunginya.

"Saya waktu mau bangun Banten Lama bilang, jangan halangi saya untuk membangun. Karena saya nggak masalah kalaupun harus meninggal dalam keadaan membangun. Memang butuh upaya yang keras untuk dapat melakukan itu, karena saya harus melawan irasionalitas di Banten yang dapat menghalangi kemajuan pembangunan untuk masyarakat Banten. Karena saya merasakan sendiri, ketika berkunjung ke Banten lama dulu dan sekarang itu berbeda," tegas Gubernur.
(alf)
Berita Terkait
Pemprov Banten Prioritaskan...
Pemprov Banten Prioritaskan Kesehatan
DPRD Banten Restui Langkah...
DPRD Banten Restui Langkah Gubernur Suntik Bank Banten Rp 1,9 Triliun
Demi Cegah Covid-19,...
Demi Cegah Covid-19, Gubernur Banten Sarankan Belanja di Warung Tetangga
Sekretariat DPRD Banten...
Sekretariat DPRD Banten Optimis Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik
Gubernur Banten Instruksikan...
Gubernur Banten Instruksikan Kepala Sekolah Menjadi Relawan Covid-19
Gubernur Banten Andra...
Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang Waktu Pembebasan Pokok dan Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor hingga 31 Oktober 2025
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
46 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved