Gubernur WH: Banten Lama akan Dilengkapi Homestay

Sabtu, 13 April 2019 - 17:52 WIB
Gubernur WH: Banten...
Gubernur WH: Banten Lama akan Dilengkapi Homestay
A A A
SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan bahwa ke depan kawasan Banten Lama yang saat ini terus direvitalisasi oleh Pemprov Banten, akan dilengkapi dengan homestay atau rumah singgah. Fasilitas istirahat bagi para peziarah tersebut rencananya akan menggunakan rumah milik warga sekitar dengan sistem kerja sama bagi hasil.

Hal itu disampaikan Gubernur saat berdiskusi santai dengan wartawan Provinsi Banten di salah satu rumah makan, Cipete, Kota Serang, Jum'at (12/04/2019). Dihadapan para insan pers, Gubernur menyatakan keinginannya untuk menjadikan Banten Lama senyaman mungkin untuk didatangi peziarah maupum wisatawan. Oleh karenanya, selain melakukan revitalisasi, Pemprov juga akan mengoptimalkan fasilitas pendukung lainnya, salah satunya adalah pembuatan rumah singgah.

“Nanti kita kerjasamakan itu, ada usaha di bidang home stay yang gabung sama Ibis (salah satu jaringan hotel ternama-red),” ujarnya

Gubernur menuturkan, pembangunan rumah singgah dimaksudkan untuk membangkitkan ekonomi warga sekitar Banten Lama. Inisiasi itu dilontarkan setelah melihat adanya peluang dengan melihat jumlah peziarah yang berdatangan dari luar Banten dengan jumlah yang sangat banyak. Sehingga, membutuhkan tempat istirahat setelah lelah menempuh perjalanan jauh. Untuk peluang tersebut, Pemprov akan menggandeng warga sekitar Bantem Lama karena homestay nantinya akan menggunakan rumah atau kamar milik warga dengan menerapkan sistem bagi hasil.

“Iya dia (Ibis-red) bangun kerjasama dengan masyarakat. Jadi biar saja masyarakat dengan kondisi begitu, tapi mungkin ruangannya kita perbaiki, kita kan punya program rutilahu (rumah tidak layak huni). Kalau orang berdua kan satu orang (penyewa bisa bayar) Rp 100.000, dua orang Rp 200.000. Paling tidak bisa secara ekonomi meningkat,” jelasnya

Rencana tersebut, kata Gubernur, sudah mulai digarap tahun ini dimulai dengan melakukan pendataan. Selain itu, saat ini Pemprov juga tengah berupaya membenahi sanitasi di kawasan Banten Lama dengan membangun terminal air.

“Sekarang kita data dulu, sertifikasinya, tanahnya apakah sudah bersertifkasi. Nanti kalau sudah jadi (revitalisasi rampung-red), kawasan harus ada PDAM (perusahaan daerah air minum) di situ. Akan ada terminal air yang bisa kita simpan airnya di sana,”terangnya

Tak berhenti sampai disitu. Untuk menambah daya pikat agar masyarakat luar Banten datang ke sana, Pemprov juga telah merancang pembangunan sejumlah fasilitas lainnya. Seperti dibangunnya pusat kajian kitab Syekh Nawawi, rumah tahfidz, hingga debus.

“Kita tidak hanya ingin membangun lingkungan masjid saja, tapi kita juga membangun budaya, membangun ekonomi, membangun sosialnya. Makanya di beberapa titik nanti ada pusat kajian kitab, kitab Syekh Nawawi, ada rumah tahfid sampai ada rumah debus,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, pembenahan juga akan menyentuh pada pengaturan parkir kendaraan bagi peziarah. Pihaknya akan mengatur sistem perparkiran agar memudahkan peziarah mengakses kawasan.

“Senin depan kita akan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait soal parkir,” pungkasnya.
(akn)
Berita Terkait
Pemprov Banten Prioritaskan...
Pemprov Banten Prioritaskan Kesehatan
Gubernur Banten Instruksikan...
Gubernur Banten Instruksikan Kepala Sekolah Menjadi Relawan Covid-19
Sekretariat DPRD Banten...
Sekretariat DPRD Banten Optimis Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik
DPRD Banten Restui Langkah...
DPRD Banten Restui Langkah Gubernur Suntik Bank Banten Rp 1,9 Triliun
Demi Cegah Covid-19,...
Demi Cegah Covid-19, Gubernur Banten Sarankan Belanja di Warung Tetangga
Gubernur Banten Andra...
Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang Waktu Pembebasan Pokok dan Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor hingga 31 Oktober 2025
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
9 menit yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
18 menit yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
1 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
3 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved