Fraksi PKS DPRD DKI Perjuangkan MRT Gratis untuk Warga Jakarta

Kamis, 04 April 2019 - 09:18 WIB
Fraksi PKS DPRD DKI...
Fraksi PKS DPRD DKI Perjuangkan MRT Gratis untuk Warga Jakarta
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengapresiasi hadirnya Moda Raya Terpadu (MRT) di Ibu Kota. Dia pun ingin MRT ini disambut suka cita oleh warga DKI Jakarta dengan ikut menjaganya.

"Harus kita syukuri dulu Jakarta punya MRT, jadi masyarakat harus menjaga MRT ini. Kedua, mudah-mudahan segera terintegrasi sehingga dari rumah sampai pada tujuannya itu nyambung jadi pembahasan tiketnya itu nanti nyambung. Kami berharap gitu," ujar Suhaimi di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Suhaimi berharap integrasi angkutan umum di Jakarta segera terlaksana. Karena hal itu memudahkan masyarakat dalam mengakses transportasi publik. Selain itu, pihaknya akan memperjuangkan agar MRT bisa gratis bagi warga Ibu Kota. Dengan begitu, masyarakat semakin cepat meninggalkan kendaraan pribadi.

"Jadi dari Jak Lingkomau ke MRT, LRT, jadi satu tiket. Tinggal nanti teknisnya, itung-itungannya gimana. Kalau harapan Komisi C kemarin, gratis. Maksudnya biar masyarakat mudah integrasinya tapi dari sisi lainnya bisnisnya dikembangkan. Orang datang ke situ makan balik lagi bolak-balik jadi bisnisnya berkembang," ucapnya.

Menurut dia, masyarakat memiliki uang yang dipercayakan pengelolaannya kepada Pemprov DKI. Tak salah jika masyarakat diberikan tarif gratis untuk MRT. (Baca juga: Besok Ratangga Resmi Berbayar, PT MRT Kasih Diskon 50% Selama Sebulan)

"Kalau saya prinsipnya kalau untuk layanan masyarakat, berapapun itu kira-kira enggak apa-apa, termasuk untuk pendidikan, kesehatan, transportasi, berapapun itu, karena memang itu uang masyarakat. Itu nanti tinggal menanyakan kepada masyarakat kalau masyarakatnya ternyata mau bayar ya enggak apa-apa, tapi kita sebagai wakil rakyat, bagaimana semurah-murahnya. Kalau perlu gratis, memberi pelayanan sebaik-baiknya," tandas Suhaimi.

Suhaimi yakin anggaran yang ada saat ini cukup untuk menggratiskan moda baru transportasi massal di Ibu Kota. "Kalau hitung-hitungan kemarin itu kan kurang lebih Rp725 miliar untuk itu sampai akhir tahun. Kalau mau nambah sampai akhir tahun itu masih memungkinkan untuk terjangkau. Apalagi sekarang mekanismenya ada anggaran (APBD) perubahan," terangnya. (Baca juga: Daftar Harga Tiket MRT Antarstasiun: Terdekat Rp3.000, Terjauh Rp14.000)

Walaupun namanya gratis, kata dia, tentu saha bukan semaunya, tetap ada aturannya. "Sekolah kalau gratis apa kemudian masuk semaunya? Kan enggak, tetap disiplin. Karena APBD-nya APBD DKI, punya warga DKI, kalau soal teknis bisa diatur. Gampang lah itu," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
15 November 2022, MRT...
15 November 2022, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB
DPRD DKI Setujui Tarif...
DPRD DKI Setujui Tarif Integrasi Transjakarta, LRT, dan MRT Sebesar Rp10 Ribu
Pemprov DKI Punya 3...
Pemprov DKI Punya 3 Opsi Lokasi Depo MRT Fase II
DPRD DKI Nilai Kajian...
DPRD DKI Nilai Kajian Depo MRT Ancol Barat Belum Matang
Mulai Besok MRT Jakarta...
Mulai Besok MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB
Jadi Ikon Jakarta, MRT...
Jadi Ikon Jakarta, MRT Bangun Museum di Stasiun Bawah Tanah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
2 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved