Pemerintah Kota Pekalongan Gelar Istighotsah dan Doa Bersama

Senin, 01 April 2019 - 15:14 WIB
Pemerintah Kota Pekalongan...
Pemerintah Kota Pekalongan Gelar Istighotsah dan Doa Bersama
A A A
PEKALONGAN - Dalam rangka memperingati hari jadi kota pekalongan ke-113, Pemerintah Kota Pekalongan gelar istighotsah dan doa bersama seluruh elemen masyarakat, Senin (1/4/2019) di lapangan Jetayu Kota Pekalongan.

Sebelum dilakukan istghotsah dan doa bersama, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE bersama Forkompinda dan jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengarak gunungan nasi megono menuju lapangan Jetayu.

Dengan mengenakan sarung batik dan baju putih, tampak rombongan berjalanan menyusuri jalan sambil diiringi rebana berginjing. Setiba di Jetayu, Walikota dan rombongan juga menyempatkan untuk salat dhuha berjamaah di masjid Al Ikhlas Jetayu dilanjutkan dengan deklarasi hari jadi ke-113 di landmark batik lapangan Jetayu.

Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE mengatakan bahwa pada tahun ini mengangkat tema Rasa Swarga Gapuraning Bhumi Pahatkan Pesona Karya Sejahtera Mandiri Tergenggam Bersama Budaya.

“Melalui tema ini, kita diajak untuk terus berkarya, berbuat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, yang terus menerus senantiasa kita kita upayakan,” kata Walikota dalam sambutannya.

Sebagai perwujudan dengan tema hari jadi tahun ini, Walikota Pekalongan mengatakan bahwa sarung batik akan senantiasa di-booming-kan guna mendorong perekonomian masyarakat Kota Pekalongan.

Hal tersebut selaras dengan visi Pemerintah Kota Pekalongan, yakni Terwujudnya Kota Pekalongan yang lebih sejahtera, mandiri dan berbudaya berdasarkan nilai-nilai religiusitas.

“Penggunaan kain sarung batik, yang kita kenakan hari ini, dan yang akan kita launching pada Resepsi Hari Jadi besok malam, merupakan salah satu perwujudan dari kata mandiri, sejahtera dan religius,” kata Saelany.

Pelaksanaan istighotsah tersebut diakhiri dengan pemotongan tumpeng gunungan nasi megono oleh Walikota Pekalongan dan diberikan kepada perwakilan elemen tokoh masyarakat. Usai pemotongan, masyarakat pun langsung berebut gunungan nasi megono di depan panggung utama.
(akn)
Berita Terkait
Wali Kota Pekalongan...
Wali Kota Pekalongan Ajak Masyarakat Aktualisasikan Nilai-nilai Pancasila
Antisipasi Gangguan...
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pilkada, Tim Respekta Dikukuhkan
Aksi Massa Rusuh, Gedung...
Aksi Massa Rusuh, Gedung DPRD dan Wali Kota Pekalongan Dibakar
Heboh Wali Kota Pekalongan...
Heboh Wali Kota Pekalongan Tak Izinkan Lapangan Mataram untuk Salat Idul Fitri, Cek Faktanya
Digelar Sederhana, Doa...
Digelar Sederhana, Doa Malam Sambut Kemerdekaan Tetap Khidmat
Wali Kota Depok Ungkap...
Wali Kota Depok Ungkap Bus Rombongan SMK Lingga Kencana dari Pekalongan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
5 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
7 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved