Mulai April, Operator Bus Sedang di DKI Wajib Meremajakan Armada

Selasa, 26 Maret 2019 - 22:09 WIB
Mulai April, Operator...
Mulai April, Operator Bus Sedang di DKI Wajib Meremajakan Armada
A A A
JAKARTA - Angkutan umum jenis bus sedang yang sudah lawas, seperti Metro Mini, Kopaja, dan sejenisnya, tak lama lagi hanya tinggal nama. Mulai awal April 2019, operator bus sedang wajib meremajakan armadanya untuk masuk dalam program Jak Lingko.

Kepala Bidang Angkutan Darat (BAD) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Masdes Aerofi, mengatakan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan proses penayangan harga rupiah per kilometer untuk bus sedang di E-katalog daerah melalui Badan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BPBJ).

Pada akhir Maret ini sudah bisa diselesaikan dan ditayangkan. Sehingga, awal April operator sudah bisa mengklik pengadaan jasa angkutan umum bus sedang di e-Katalog sebagai tanda telah menyetujui untuk bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) dalam program Jak Lingko. (Baca juga: Ngetem Sembarangan, Dishub DKI Dorong Angkutan Umum Gabung Jak Lingko)

"Besaran harga rupiah per kilometer tergantung jenis bus yang dipilih, apakah Hino, Mitsubishi, Mercy, dan sebagainya. Jadi, bus sedang seperti Metro Mini, Kopaja dan sejenisnya yang sudah lawas, semua tidak ada lagi setelah menyetujui masuk Jak Lingko," ujar Masdes Aerofi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Masdes menjelaskan, moda transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) dan Non BRT di Jakarta nantinya akan terintegrasi dalam program Jak Lingko di bawah pengelolaan Transjakarta. Dimana indikatornya sampai sebaran jaringan orang berjalan paling jauh 500 meter harus ada angkutan umum. Hal itu juga merupakan Key Performance Indeks (KPI) yang harus dicapai. (Baca juga: Pemprov DKI Akan Integrasikan Tiket MRT, LRT dan Jak Lingko)

Dalam rencana pengembangan kapasitas layanan sistem Transjakarta, kebutuhan mencapai 10.018 unit armada dengan rincian 2.140 unit bus besar, 1.518 unit bus sedang, dan 6.360 bus kecil yang dimulai sejak 2018 dengan penambahan rute dan armada secara bertahap hingga 2021. Operator existing yang masih di luar Transjakarta akan terus dirangkul.

“Tahun ini kami kasih kuota bus Kopaja 150, Metro Mini 100, Kopami 30, Dian Mitra 8, dan Koantas Bima 36 unit. Kami kasih waktu sampai akhir tahun untuk mereka menyiapkan armada hingga on the road," ungkapnya. (Baca juga: Pemprov DKI Siapkan 10.018 Unit Angkutan Jak Lingko)

Sementara itu, Ketua Unit Bus Sedang Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI, Nanang Basuki, menuturkan, pada prinsipnya pihaknya sangat mendukung adanya peremajaan bus sedang yang terintergrasi dengan Transjakarta.

Apalagi dari 1.500 armada bus sedang yang ada di DKI Jakarta saat ini, hanya sekitar 310 armada yang terintegrasi dengan Transjakarta. Rinciannya Kopaja 150 armada, Metro Mini 100 armada, dan Kopami 60 armada.

Nanang menyebut peraturan batas usia kendaraan 10 tahun sudah lama disosialisasikan. Dan sebagian besar armada memang sudah melebihi batas usia. Namun dia berahap Pemprov DKI memberikan waktu kembali agar para operator yang terkendala biaya bisa meremajakannya.

"Intinya kami dari Organda mendukung revitalisasi bus sedang karena terkait keselamatan. Sementara ini, biarkan armada yang masih lolos uji KIR dan memenuhi syarat angkutan umum beroperasi," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Kecelakaan Timpa Angkot...
Kecelakaan Timpa Angkot Jak Lingko di Depan Puspom Jakpus
Anies Integrasikan Seluruh...
Anies Integrasikan Seluruh Transportasi Umum di Jakarta Lewat Jak Lingko
10.047 Angkot Bakal...
10.047 Angkot Bakal Terintegrasi dengan Jak Lingko pada 2030
Pembenahan dan Integrasi...
Pembenahan dan Integrasi Transportasi Umum, Daerah Diminta Contoh Jakarta
Antrean Jak Lingko Bikin...
Antrean Jak Lingko Bikin Macet Tanah Abang
6 Perbedaan Jak Lingko...
6 Perbedaan Jak Lingko dan Angkot Biasa
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
16 menit yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved