Sumsel Ikrar Masjid Bebas dari Politik

Jum'at, 15 Maret 2019 - 12:30 WIB
Sumsel Ikrar Masjid...
Sumsel Ikrar Masjid Bebas dari Politik
A A A
PALEMBANG - Pemilu serentak yang kian menjelang menimbulkan kekhawatiran kampanye di tempat ibadah yang dapat memecahkan warga. Karena itu, Kanwil Kemenag Sumsel menginisiasi gerakan ikrar masjid bebas dari aktivitas politik.

Kakanwil Kemenag Sumsel HM Alfajri Zabidi mengimbau para pengurus masjid di Provinsi Sumsel untuk melakukan gerakan ikrar masjid bebas dari politik. Langkah ini merupakan upaya menjaga netralitas masjid dan persatuan ummat.

Menurut Fajri, di tahun politik ini, persatuan ummat merupakan yang utama. Pilihan boleh beda, namun persatuan dan kesatuan tetap harus dijaga.

“Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di provinsi Sumsel, Kami butuh bantuan para ulama dan tokoh agama. Jangan sampai konstruksi pileg dan pilpres merasuk ke tempat-tempat ibadah sehingga dapat merusak kerukunan,” jelas Fajri, Jumat (15/3/2019).

Masjid sebagai pusat penyebaran nilai-nilai agama dapat menebarkan esensi agama yaitu memanusiakan manusia sehingga terjalin ukhuwah islamiyah, wathoniyah, di tengah takdir yang berbeda sehingga terjalin toleransi sesama anak bangsa. Tentunya dengan bahasa yang santun, sejuk, damai, dan indah.

“Takmir masjid berfungsi sebagai juru dakwah untuk suatu peradaban Islam yang rahmatan lil alamin,” tutur Fajri.

Selama ini tempat ibadah kerap disalahgunakan dijadikan ajang kampanye politik terselubung, serta penyebaran provokasi dan kebencian melalui ceramah keagamaan yang kerapkali memicu perpecahan masyarakat.

“Yang tidak diperkenankan adalah ceramah agama untuk politik praktis. Misalnya mari dukung calon a, jangan calon b. Dukung partai a, jangan partai b. Ini yang tidak boleh,” timpalnya.

Fajri mengingatkan, para penceramah tidak memanipulasi agama buat kepentingan politik praktis. “Jangan memperalat agama, jangan memanipulasi, dan eksploitasi agama dalam pengertian sisi luarnya itu untuk digunakan sebagai faktor pembenar atau kepentingan politik praktis pragmatis,” tuturnya.

Tokoh Nahdhatul Ulama (NU) Sumsel KH Mal’an Abdullah mengaku sangat setuju gerakan ikrar masjid bebas dari politik. Sebab masjid memang sudah seharusnya menjadi sarana untuk membangun peradaban muslim sehingga ke depan ummat ini menjadi ummat terbaik sebagaimana yang termaktub dalam al Quran. “Ketika politik praktis masuk ke masjid atau tempat ibadah, hal itu bisa merusak fungsi masjid sebagai wadah membangun peradaban ummat,” tegas Mal’an.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumsel Prof Romli menjelaskan, politik merupakan siasah sehingga tidak jadi masalah mengajarkan politik, tapi tentu politik kesantunan. Sedangkan politik praktis berupa dukung-mendukung calon atau partai menurut Romli tidak tepat bila dilakukan di masjid karena masjid bersifat umum dan dihuni warga yang berbeda pandangan dan pilihan politik.

“Sebagai contoh, saat masjid digunakan sebagai tempat mengkampanyekan calon atau partai tertentu, tentu masyarakat lain yang tidak satu pilihan akan merasa tersakiti atau merasa tidak nyaman. Hal inilah yang dapat memicu perpecahan dan terganggunya kerukunan ummat,” tutur Romli.
(sms)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
4 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
4 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
5 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
5 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
6 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved