Disdukcapil Kobar Imbau Masyarakat Perbarui Data Kependudukan

Jum'at, 15 Maret 2019 - 08:21 WIB
Disdukcapil Kobar Imbau...
Disdukcapil Kobar Imbau Masyarakat Perbarui Data Kependudukan
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng mengimbau kepada masyarakat untuk memperbaharui data kependudukan pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK). Hal ini sesuai amanat pasal 58 Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Ada 31 data penduduk perseorangan, data tersebut ada yang tetap atau disebut data statis seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), golongan darah, tempat dan tanggal lahir. Dan ada juga data dinamis atau dapat diubah misalnya agama, alamat, pendidikan, pekerjaan dan status perkawinan (permendagri Nomor 74 Tahun 2015 ). Data dinamis inilah yang diharapkan untuk diperbaharui apabila dikemudian hari ada perubahan data.

Kepala Disdukcapil Kobar Gusti Imansyah menyampaikan, perubahan elemen data kependudukan harus dilaporkan kepada instansi pelaksana agar data kependudukan menjadi akurat dan mutakhir. Sebab dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan sangat membutuhkan data yang akurat.

“Contoh di lapangan yang terjadi adalah banyak orang yang mengabaikan tentang melaporkan kematian keluarga yang sudah meninggal. Kemudian tingkat pendidikan penduduk di Kartu Keluarga tidak pernah dirubah meskipun anak tersebut sudah lulus SD. Bahkan ada yang hingga lulus sarjana data tersebut tidak pernah diperbaharui. Tersedianya data kependudukan yang lengkap, akurat dan mutakhir sangat penting karena berimplikasi pada pelayanan publik dan pembangunan di sektor lain,” ujar Gusti saat melihat langsung pelayanan di kantornya, Jumat (15/3/2019).

Dia menyontohkan, seluruh layanan Adminduk, akta kematian lah yang paling sedikit diterbitkan oleh Disdukcapil. Penyebabnya karena masyarakat umum merasa tidak memperoleh manfaat langsung, toh orangnya juga sudh meninggal, kecuali bagi PNS, karyawan atau masyarakat yang berkepentingan mencairkan uang duka, asuransi atau uang pensiun.

Inilah penyebab ketika gelaran Pemilu akan diselenggarakan muncul protes mengapa orang sudah meninggal masih mendapat undangan memilih. Muncul tudingan dan fitnah ke pihak tertentu, padahal penyebab sesunguhnya kitalah masyarakat yang tidak melaporkan kematian tersebut ke Disdukcapil. “Mari mulai saat ini kita melaporkan peristiwa kematian anggota keluarga kita demi terciptanya data kependudukan yang lengkap, akurat dan mutakhir,” lanjutnya.

Dia menambahkan, keberadaan dokumen kependudukan yang update sangat penting sekali sebagai berkas persyaratan berbagai kepentingan. “Misalnya untuk melamar kerja di perusahaan, pendaftaran sekolah, mengajukan pinjaman di bank, mengurus pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan, kredit rumah, untuk registrasi kartu SIM HP, dan berbagai macam keperluan lainnya,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Bakar Lahan untuk Buka...
Bakar Lahan untuk Buka Kebun Sawit, 2 Warga Kobar Dipenjara
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Waket DPRD Kobar Berharap...
Waket DPRD Kobar Berharap Tim Nakes RS SI Utamakan Layani Pasien COVID-19 yang Lemah
Kreatif, Ibu PKK Ini...
Kreatif, Ibu PKK Ini Ciptakan Kerupuk Raksasa 'Sorgum Dewa'
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved