Kapal Wisatawan Asing Rusak Terumbu Karang di Perairan Raja Ampat

Minggu, 10 Maret 2019 - 08:24 WIB
Kapal Wisatawan Asing...
Kapal Wisatawan Asing Rusak Terumbu Karang di Perairan Raja Ampat
A A A
WAISAI - Kerusakan karang akibat ditabrak oleh kapal wisatawan asing kembali terjadi di Perairan Raja Ampat. Kali ini, kapal bermuatan wisatawan mancanegara tersebut menghantam karang di Perairan Freewen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu 9 Maret 2019.
Kapal jenis Yarcht type kapal layar tersebut berwarna putih dan bertuliskan WOW tersebut sempat ditahan warga masyarakat setempat karena merusak karang hidup yang merupakan area lokasi penyelaman. Dimana kapal tersebut kandas diatasnya.

Kejadian ini sempat viral di media sosial Facebook yang di-posting oleh seorang netizen dengan akun Melki Dimara dimana dari postingan tersebut diketahui kapal turis tersebut milik salah seorang warga negara Filipina yang tengah membawa belasan turis asing.

" Ini nama kapal. Katanya pemiliknya orang Filipina. Teman-teman ini kapal yang tabrak reef (terumbu karang) di Freewen lokasi diving. Saya dan kawan-kawan sudah tahan kapal," tulis Melki dalam postingan Facebooknya, Sabtu 9 Maret 2019.

Kejadian tersebut sempat membuat warga setempat marah dan mengejar kapal jenis Yarcht tersebut. Dan meminta bantuan warga lainnya untuk menghubungi pihak Kepolisian Polres Raja Ampat.

"Kami marah dan sempat kejar kapal tersebut dan kami tahan, namun karena kami tidak punya kewenangan menahan kapal, warga kami langsung laporkan kejadian ini ke Polres Raja Ampat agar ada proses hukum," ungkap Sem warga Kampung Freewen.

Sementara itu Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto Erning, SIk yang dikonfirmasi membenarkan telah terjadi peristiwa tersebut. Dimana setelah adanya laporan dari masyarakat, pihaknya langsung menurunkan anggota ke lokasi kejadian.

"Anggota kami (Polres Raja Ampat) telah turun ke tempat kejadian perkara guna menghimpun data-data lapangan untuk penyelidikan lebih lanjut, kami masih selidiki dulu guna mengungkapkan data dan kasus ini masih proses penyelidikan," tegas AKBP Edy Setyanto Erning, saat dikonfirmasi, Sabtu malam tadi.
(sms)
Berita Terkait
Makhluk Laut Ini Sulap...
Makhluk Laut Ini Sulap Kapal Karam Jadi Terumbu Karang Buatan
MPMX Perkuat Strategi...
MPMX Perkuat Strategi ESG Lewat Transplantasi Terumbu Karang di Labuan Bajo
Estafet Peduli Bumi,...
Estafet Peduli Bumi, Asuransi Astra Transplantasi 5.000 Bibit Terumbu Karang di Pulau Samalona Makassar
UIC Creative Showcase,...
UIC Creative Showcase, Ajang Kreativitas Mahasiswa Selamatkan Terumbu Karang
Komitmen Rehabilitasi...
Komitmen Rehabilitasi Terumbu, Pupuk Kaltim Kembangkan Metode Transplantasi dan Taman Laut
PLN Lakukan Transplantasi...
PLN Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Konawe Selatan
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
5 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
5 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
5 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
6 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
8 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
8 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved