Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Puluhan Hektare Sawah di Lampung

Rabu, 06 Maret 2019 - 05:32 WIB
Banjir Rendam Ratusan...
Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Puluhan Hektare Sawah di Lampung
A A A
LAMPUNG - Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Tanggamus, Lampung, membuat sungai yang berada di Pekon Way Manak meluap hingga membuat sekitar 200 rumah warga, serta puluhan hektare persawahan dan tambak, terendam banjir.

Sedikitnya empat pekon (desa) di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dilanda bencana banjir bandang setelah diterpa hujan deras selama lebih dua jam, Selasa, 5 Maret 2019. Keempat pekon ini yakni Pekon Sukamaju, Pekon Sukamulya, Pekon Sumanda, dan Pekon Tanjung Agung.

Banjir ini akibat luapan Sungai Way Kemiling setelah hujan deras beberapa hari terakhir. Tanggul yang tidak kuat menahan derasnya air akhirnya jebol dan masuk ke permukiman warga. Tidak hanya rumah warga, banjir juga merendam sebagian besar areal persawahan yang baru ditanam di wilayah itu.

Kapolsek Pugung Iptu Mirga Nurjuanda yang turun ke lokasi menyebutkan, banjir ini akibat meluapnya sungai. Desa yang paling parah terdampak banjir berada di Pekon Tanjung Agung. Sebanyak tiga Dusun di pekon tersebut terendam banjir hingga setinggi tiga meter. Ketiga dusun ini meliputi Campang, Sinar Komering, dan Kedaloman.

Kanit Sabhara Polsek Pugung Ipda Zulkarnain menambahkan, tidak ada korban jiwa namun untuk kerugian materil cukup besar karena banyak sawah warga yang terendam.

Ia menyebutkan, di Dusun Sinar Komering ketinggian air diperkirakan hampir mencapai 3 meter. Bahkan jembatan gantung penghubung Dusun Sinar Komering dan Dusun Komering Tebing Suluh dilaporkan putus lantaran tak kuat menahan derasnya arus air.

Jembatan gantung di Pekon Campang juga putus. Maklum, jembatan ini hanya berbahan alas bambu. Sedangkan ketinggian air di dusun ini sekitar dua meter.

Kepala Pekon Karang Anyar, Bambang, menyebutkan, banjir sudah semacam rutinitas setiap Sungai Way Kemiling meluap. “Luapan air sungai menggenangi puluhan hektare persawahan yang baru tanam. Banjir juga menggenangi tambak yang siap panen. Harapan kami ada perhatian dari pemerintah daerah untuk petani petani kami,” ucapnya.
(thm)
Berita Terkait
Setelah Virus Corona,...
Setelah Virus Corona, Giliran Banjir Rendam Ratusan Rumah di Merangin
Banjir Hingga 2 Meter...
Banjir Hingga 2 Meter Rendam Ratusan Rumah Warga di Bandar Lampung
Lahat Diterjang Banjir,...
Lahat Diterjang Banjir, Ratusan Rumah dan Sawah Terendam
Ratusan Rumah di Merangin...
Ratusan Rumah di Merangin Jambi Terendam Banjir
Korban Banjir Pidie...
Korban Banjir Pidie Jaya Aceh Terima Bantuan
Ombak Besar Terjang...
Ombak Besar Terjang Permukiman Warga di Tanggamus Lampung
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
48 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
2 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
10 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved