Aksi Kubur Diri Warnai Demo Warga Tolak Tambang di Pulau Wawonii

Senin, 04 Maret 2019 - 14:26 WIB
Aksi Kubur Diri Warnai...
Aksi Kubur Diri Warnai Demo Warga Tolak Tambang di Pulau Wawonii
A A A
KENDARI - Aksi kubur diri dan hujan air mata mewarnai aksi unjuk rasa ratusan ibu rumah tangga dan warga Pulau Wawonii yang menolak kehadiran perusahaan tambang di Kabupaten Konawe Kepulauan. Dalam unjuk rasa ini terjadi aksi saling dorong karena massa hendak menerobos barisan barikade polisi pamong praja yang menjaga di pintu masuk kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Begitu tiba di kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, ratusan warga Pulau Wawonii langsung menerobos barikade polisi pamong praja. Saling dorongpun tidak terhindarkan di halaman pintu masuk kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (4/3/2019).

Kemarahan warga yang berdemo kian memuncak, saat salah satu perwakilan pejabat pemerintah provinsi tidak mampu mengambil sikap. Akhirnya pejabat tersebut diusir dan disuruh turun dari podium. Tak berselang lama kelompok tani memperagakan aksi teatrikal dan kubur diri menggambarkan kekejaman masuknya 13 perusahaan tambang di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Isak tangispun pecah hingga para ibu rumah tangga tak kuasa menahar air mata. Dampak terparah aktivitas tambang saat ini menimbulkan konflik sosial dengan destripsi masyarakat tewas kelaparan akibat tidak adanya lagi mata pencaharian para petani, nelayan, dan pelaku usaha pariwisata.

Dalam tuntutannya warga Pulau Wawonii meminta Gubernur Sulawesi Tenggara mencabut 13 izin usaha pertambangan (IUP) yang ada di Kabupaten Konawe Kepulauan. Apalagi beberapa perusahaan tambang telah melakukan eksplorasi pertambangan ore nikel.

Tidak hanya itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 27/2007 yang direvisi ke Undang-Undang Nomor 1/2014 tentang Kawasan Pesisir dan Luas Kawasan atau Wilayah Pertambangan yang dapat diolah harus di atas 2.000 hektare persegi. Namun, pemerintah seolah memaksakan masuknya perusahaan tambang ke Pulau Wawonii yang luas wilayahnya hanya 1.800 kilometer persegi.
(wib)
Berita Terkait
Petani Rempah Pulau...
Petani Rempah Pulau Obi Demo Tolak Perusahan Tambang
Didemo Soal Truk Tambang,...
Didemo Soal Truk Tambang, Camat Parung Panjang Bikin Portal di 3 Titik
Tambang Ilegal Dinilai...
Tambang Ilegal Dinilai Turut Memperparah Kerusakan Lingkungan
Ratusan Petani Rempah...
Ratusan Petani Rempah di Halmahera Selatan Demo Tolak Izin Perusahaan Tambang Emas
Berharap Lapangan Kerja...
Berharap Lapangan Kerja di Tambang, Ribuan Masyarakat Demo Kantor Bupati Dairi
Demo Tolak Aktivitas...
Demo Tolak Aktivitas Tambang, Warga Bentrok dengan Aparat
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved