Ganti Rugi Waduk Sukamahi-Ciawi Diduga Bermasalah, BBWS: Tanya ke BPN

Rabu, 27 Februari 2019 - 21:48 WIB
Ganti Rugi Waduk Sukamahi-Ciawi...
Ganti Rugi Waduk Sukamahi-Ciawi Diduga Bermasalah, BBWS: Tanya ke BPN
A A A
BOGOR - Persoalan ganti rugi mega proyek Waduk atau Bendungan Ciawi dan Sukamahi, Megamendung Kabupaten Bogor yang diduga bermasalah langsung mendapat tanggapan dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane selaku fasilitator untuk pembayaran ganti rugi.

Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah menyatakan, adanya permasalahan beda luas pengukuran tanah yang bersangkutan adalah girik sudah dalam penanganan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor dan telah diproses sesuai dengan ketentuan.

"Dari pemilik juga sudah mengirimkan somasi ke BPN dan sudah ditindaklanjuti dengan mediasi dan pengukuran ulang. Namun yang lebih berhak menjelaskan itu secara detail adalah BPN. Jadi silahkan tanya ke BPN, " kata Bambang Hidayah kepada SINDOnews, Rabu malam (27/2/2019).

Selaku fasilitator untuk pembayaran ganti rugi, Bambang meminta maaf jika proyek tersebut ada kekurangan. "Mohon maklum jika ada kekurangan-kekurangan karena tanah yang dibebaskan di kedua lokasi bendungan atau waduk adalah 124 hektare (Ha) meliputi Ciawi seluas 77 Ha dan Sukamahi 47 Ha," ujar Bambang.

Terpisah, DR Adjit Singh Gill salah satu pemilik tanah di lokasi pembebasan lahan Bendungan Sukamahi menyatakan, dirinya memang telah melayangkan somasi ke BPN dan saat ini masih dalam proses mediasi karena belum ada titik temu.

"Ya saya telah mengutus pengacara saya Eren untuk menangani proses mediasi dengan BPN. Namun dia menyayangkan apa yang dilakukan BPN karena dari pengukuran BPN hampir setengah luas tanahnya hilang. Coba dari 3.077 meter persegi yang ada hanya 1.614 meter persegi. Padahal setelah diukur ulang dengan tukang ukur profesional tanahnya ada 2.448 meter persegi," timpal Adjit.

Sementara hingga berita ini diturunkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Agustyarsyah belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan SINDOnews melalui pesan WhatsApp (WA) terkait masalah tersebut.
(sms)
Berita Terkait
Tinjau Proyek Bendungan...
Tinjau Proyek Bendungan di Bogor, Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat Selesai
Pro Kontra Pembangunan...
Pro Kontra Pembangunan Waduk Lambo, 2 Suku Adat di Nagekeo Nyaris Bentrok
Ibu-ibu Teriak Histeris...
Ibu-ibu Teriak Histeris di Jalan, Hadang Petugas Pengukuran Lahan Waduk Lambo
Miliki Peran Strategis,...
Miliki Peran Strategis, Menko Airlangga Dorong Penyelesaian Bendungan Sukamahi
Bangun Waduk Brigif...
Bangun Waduk Brigif untuk Cegah Banjir, Anies: Sekaligus Hidupkan Budaya Betawi
Tangis Pecah di Nagekeo,...
Tangis Pecah di Nagekeo, Polisi Bongkar Paksa Barikade Ibu-ibu Penolak Pembangunan Waduk Lambo
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
1 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
2 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
2 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
2 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
3 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved