Dipukuli 2 Teman, Mata Siswa SMA Muhamadiyah 01 Pekalongan Nyaris Buta

Selasa, 26 Februari 2019 - 19:21 WIB
Dipukuli 2 Teman, Mata...
Dipukuli 2 Teman, Mata Siswa SMA Muhamadiyah 01 Pekalongan Nyaris Buta
A A A
PEKALONGAN - Mata MNF seorang siswa kelas 10 SMA Muhamadiyah 01 Pekalongan Jawa Tengah nyaris buta dan harus diperban karena dipukuli dua teman sekolahnya. Pengeroyokan terhadap putra pasangan Buwono dan Rahmi Sukmawati warga Desa Tangkil Kulon, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah ini, dilakukan sesama rekannya sendiri, Jumat lalu 22 Februari di kantin sekolah saat jam pelajaran.

Korban MNF saat ini tidak berangkat ke sekolah dan hanya di rumah saja kondisi kesehatanya masih belum pulih. Dia, menuturkan tidak tahu penyebabnya tiba- tiba dipukuli dua orang kawannya itu di kantin sekaloh .

“Saya tidak ada masalah sebelumnya dan bergaul seperti biasa, namun tiba- tiba beberapa teman saya memanggil ke kantin lalu langsung memukuli saya. Mata dan perut saya dipukul hingga saya terjatuh, yang paling sakit mata,” tuturnya, Selasa siang (26/2/2019).

Dia menuturkan, penyebab dianiaya karena dituduh wajahnya menantang sehingga pelaku marah. “Saya dianggap menantang padahal saya tidak tahu ada masalah apa, sehingga mereka mengeroyok saya rami- ramai,“ jelasnya.

Disebutkan yang diketahui memukul ada dua anak yaitu insial RM dan DK , memukuli bagian wajah hingga kena mata dan perut. Dia bersama keluarga lalu memeriksakan ke rumah sakit dan ternyata pembuluh darah di mata pecah serta darah menggumpal hingga matanya nyaris buta.

“Pembuluh darah pecah dan ada darah menggumpal dimata sehingga sampai kini masih sakit dan tidak bisa melihat,“ jelas korban.

Kondisi mata harus diperban untuk tindakan medis lanjutan, sedang perut dan badan masih sakit semua karena bekas pukulan beberapa kali itu.

Sementara Ibu Eni, penjual di kantin sekolah, menyebutkan tiba- tiba saja sekelompok siswa kelas 10 itu memukuli korban.

“Saya tidak tahu persis masalahnya apa, tiba- tiba ada beberapa anak memukuli kawannya dan sempat saya teriak agar bubar dan terlihat korban sudah memegang mata serta perutnya,“ jelas Ny Eni.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu, mendengar adanya laporan penganiayaan tersebut langsung ke lokasi kejadian. Kapolres melihat langsung lokasi TKP dan meminta keterangan sejumlah pihak yang ada di SMA ini.

“Kami akan meminta keterangan korban juga pelaku dan saksi yang melihat kejadian selain itu juga akan memeriksa CCTV sekolah. Penyebab penganiayaan masih belum jelas, namun diduga akibat masalah ketersinggungan atau kenakalan pelajar,” jelas AKBP Ferry Sandi Sitepu.

Kepala SMA Muhamadiyah Pekalongan 01 Fauzy menyebutkan, pemukulan terjadi saat siswa baru selesai ulangan harian di kantin sekolah. “Pihak sekolah sebenarnya sudah memediasi dan mendamaikan antara pelaku korban serta keluarganya,” kata Fauzy.

Siswa korban pemukulan masih didampingi sekolah untuk pengobatan hingga sembuh. Diharapkan persoalan ini bisa selesai dan siswa kembali bersekolah seperti biasa.
(sms)
Berita Terkait
Wakatobi Gempar, Pelajar...
Wakatobi Gempar, Pelajar Putra Tak Berdaya Dianiaya 3 Pelajar Putri di Semak-semak
Brutal! Pelajar SMP...
Brutal! Pelajar SMP Dihajar Senior di Ruang Kelas, dan Diteriaki Mati
Korban Perundungan Dirujuk...
Korban Perundungan Dirujuk ke Rumah Sakit, 2 Tersangka Terancam Pasal Berlapis
Korban Bullying, Siswa...
Korban Bullying, Siswa SMA Dipukuli Beramai-ramai oleh Kakak Kelas di Toilet
Selisih Paham, Pelajar...
Selisih Paham, Pelajar di Bengkulu Hajar Sepupu hingga Pingsan
Memilukan! Dianiaya...
Memilukan! Dianiaya Kakak Kelas, Pelajar SD di Malang Alami Pendarahan Otak
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
4 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
4 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved