Perampokan di Kota Binjai, Janda Dua Anak Tewas di Kamar Mandi

Minggu, 10 Februari 2019 - 22:18 WIB
Perampokan di Kota Binjai,...
Perampokan di Kota Binjai, Janda Dua Anak Tewas di Kamar Mandi
A A A
BINJAI - Rumah di Jalan Masjid, Gang Belimbing, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, Sumatera Utara (Sumut) jadi sasaran aksi perampokan, Minggu (10/2/2019). Seorang Ibu Rumah Tangga, Lina (57) yang berstatus janda dua anak ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya.

Informasi dihimpun menyebutkan, kasus perampokan dan pembunuhan berawal ketika putra korban, Wadianto yang berada di Singapura mencoba menghubungi melalui telepon selular, pukul 11.00 WIB. Namun, telepon selular Lina yang dihubungi tidak tersambung, walaupun sudah berulang kali dihubungi.

Wadianto lalu menghubungi Lulu (47), teman sekaligus tetangga ibunya untuk meminta bantuan agar mencarikan ibunya. Namun setibanya di depan rumah, pintu rumah Lina masih dalam keadaan terkunci dari dalam. Meskipun sudah berulang kali dipanggil-panggil tidak ada jawaban.

Lulu kemudian menghubungi Wadianto, memberitahukan jika pintu rumah ibunya terkunci dari dalam. Lulu dimintai tolong agar memanggil tukang kunci, Akuan (56) dan dibantu Jimmi (28) teknisi komputer yang kebetulan berada tak jauh dari rumahnya.

Setelah pintu terbuka, Lulu, Akuan, dan Jimmi kaget ternyata Lina sudah tewas bersimbah darah telungkup mengenakan kaus dan celana dalam di Kamar mandi. Selanjutnya, Jimmi tukang kunci melaporkan kejadian ini kepada Sugiarto yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Binjai Kota.

Kasubag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting membenarkan seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas di dalam Rumahnya. Petugas Polresta Binjai dan Polsekta Binjai Kota yang mendapatkan laporan turun ke lokasi.

"Dari hasil visum luar, jenazah korban tewas dengan luka gorok di leher dan luka tikaman di bagian dada serta jari luka sayatan senjata tajam," ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, janda dua anak ini sengaja dihabisi pelaku perampokan, diduga karena mengenal atau memergoki aksi kejahatan para pelaku. "Adapun barang-barang yang hilang di antaranya 1 unit sepeda motor, 1 unit televisi, perhiasan di badan korban dan 1 unit telepon selular," ungkapnya.

Diduga, korban dihabisi pada dini hari. Hingga saat ini, kasus perampokan dan pembunuhan ini masih diselidiki kepolisian dengan mengambil keterangan sejumlah saksi-saksi dan mencari jejak pelaku di lokasi kejadian. "Masih diselidiki dan menunggu hasil dari tim Inafis," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Rekonstruksi Pembunuhan...
Rekonstruksi Pembunuhan Zulaika, Pelaku Benturkan Kepala Korban ke Lantai hingga Tewas
Pembunuhan di Semarang...
Pembunuhan di Semarang Berhasil Diungkap, Motifnya Perampokan
4 Korban Tewas di Sukoharjo...
4 Korban Tewas di Sukoharjo Diduga Korban Perampokan
Pelaku Pembunuhan Perempuan...
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Kosan Elite Denpasar Ditangkap
Lansia Tewas Dibunuh,...
Lansia Tewas Dibunuh, Saksi Curigai 2 Orang Berperawakan Tinggi Besar
Perampok Sadis Tewas...
Perampok Sadis Tewas Ditembak Polisi di Medan, Begini Ceritanya
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
2 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
4 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
5 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved