Dikejar Warga, Dua Maling Ini Menceburkan Diri ke Sungai Sampai Tak Bercelana
Rabu, 06 Februari 2019 - 19:35 WIB
Dikejar Warga, Dua Maling Ini Menceburkan Diri ke Sungai Sampai Tak Bercelana
A
A
A
MERANGIN - Dua pelaku pencurian dikejar ramai-ramai oleh warga Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, Jambi. Saking ketakutannya, mereka lari tunggang langgang hingga menceburkan diri ke sungai dan celananya juga terlepas.
Informasi yang didapat, kejadian bermula ketika dua orang maling tersebut hendak mencuri sepeda motor di masjid. Kedua pelaku sudah mencoba membobol kunci sepeda motor milik salah satu warga Desa Rantau Alai.
Saat itulah aksi mereka diketahui oleh warga dan diteriaki maling. Tanpa pikir panjang dua pelaku ini kabur menggunakan sepeda motor.
Setibanya di pinggiran sungai, motor yang dikendarai kedua maling terjun ke sungai. Mereka begitu saja meninggalkan sepeda motor Honda Vario yang digunakan. Bahkan celana yang mereka kenakan sampai terlepas karena panik.
"Kemarin kejadiannya dan kedua pelaku sudah diserahkan ke polisi," ujar Kepala Desa Rantau Alai, M Helmi, Rabu (6/2/2019).
Kapolsek Kota Bangko, Iptu Sitorus, yang dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut dan polisi masih melakukan penyelidikan. "Anggota sudah ke lapangan untuk melakukan penyelidikan," katanya.
Informasi yang didapat, kejadian bermula ketika dua orang maling tersebut hendak mencuri sepeda motor di masjid. Kedua pelaku sudah mencoba membobol kunci sepeda motor milik salah satu warga Desa Rantau Alai.
Saat itulah aksi mereka diketahui oleh warga dan diteriaki maling. Tanpa pikir panjang dua pelaku ini kabur menggunakan sepeda motor.
Setibanya di pinggiran sungai, motor yang dikendarai kedua maling terjun ke sungai. Mereka begitu saja meninggalkan sepeda motor Honda Vario yang digunakan. Bahkan celana yang mereka kenakan sampai terlepas karena panik.
"Kemarin kejadiannya dan kedua pelaku sudah diserahkan ke polisi," ujar Kepala Desa Rantau Alai, M Helmi, Rabu (6/2/2019).
Kapolsek Kota Bangko, Iptu Sitorus, yang dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut dan polisi masih melakukan penyelidikan. "Anggota sudah ke lapangan untuk melakukan penyelidikan," katanya.
(wib)